SUMENEP – Para petani tembakau di Sumenep berharap paguyuban perusahaan rokok dapat berperan sebagai motor penggerak dalam meningkatkan harga tembakau lokal. Harapan ini muncul di tengah fluktuasi harga yang seringkali merugikan petani dan menekan pendapatan mereka.
Petani milenial Tembakau Sumenep, M. Faizi mengatakan, keterlibatan aktif perusahaan rokok dalam penguatan pasar tembakau sangat penting untuk menjaga keberlanjutan produksi dan kesejahteraan petani.
“Kami ingin paguyuban perusahaan rokok menjadi mitra strategis yang mendorong harga tembakau naik sesuai kualitas dan kebutuhan petani,” ujarnya, Minggu (10/8/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, sinergi antara paguyuban perusahaan rokok dengan petani tembakau bisa menciptakan stabilitas harga yang lebih baik dan menguntungkan semua pihak.
” Peran paguyuban sebagai penggerak kenaikan harga sangat kami harapkan,” tegasnya.
Faizi berharap Paguyuban Perusahaan Rokok bisa menjadi motor penggerak yang serius dalam menaikkan harga tembakau.
“Selama ini, harga tembakau sering naik turun dan tidak menentu, membuat kami sulit merencanakan usaha tani dengan baik,” tutupnya.
Faizi menyebut, keberadaan paguyuban yang kuat dan terorganisir dapat memberikan dampak positif bagi petani dengan membuka akses pasar yang lebih luas serta mengurangi dominasi tengkulak yang sering kali menekan harga.
“Jika paguyuban bisa mengawal harga dan membantu stabilisasi pasar, tentu kami sangat terbantu. Namun jika tidak segera bubarkan saja,” tambahnya.
Sementara itu, Siti Nurhayati, petani muda dari Kecamatan Bluto, menilai bahwa kolaborasi antara petani dan paguyuban perusahaan rokok penting untuk menciptakan sistem perdagangan tembakau yang adil dan transparan.
“Dengan kerja sama yang baik, kami yakin kualitas tembakau Sumenep bisa semakin dikenal dan dihargai tinggi. Ini juga akan memacu semangat petani untuk terus meningkatkan kualitas hasil panen,” ucapnya optimis.
Pemerintah daerah juga diharapkan juga dapat mendukung inisiatif ini dengan kebijakan yang berpihak pada petani tembakau, sehingga industri tembakau di Sumenep tetap berkembang dan memberi manfaat luas.








