Eks Jamaah Islamiyah Asal Sumenep Ajak Warga Jaga NKRI

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Ach. Mustaqim — mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI) asal Kabupaten Sumenep — menyampaikan pesan damai yang penuh makna. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, menolak radikalisme, dan mengisi kemerdekaan dengan karya positif.

“Saya mengucapkan selamat HUT ke-80 Republik Indonesia. Kemerdekaan ini adalah anugerah Allah SWT dan hasil perjuangan para pahlawan. Tugas kita sebagai generasi penerus adalah menjaga dan mengisinya dengan hal-hal positif yang bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).

Menurut Mustaqim, rasa cinta tanah air adalah bagian dari iman. Perbedaan suku, agama, maupun pandangan politik, kata dia, seharusnya menjadi kekayaan bangsa, bukan alasan untuk saling memecah belah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mari kita rawat persaudaraan dan kebersamaan. Hindari sikap saling membenci hanya karena perbedaan. Persatuan dan kesatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini,” tegasnya.

Ia juga menyerukan agar seluruh elemen masyarakat menolak paham radikal yang mengarah pada kekerasan dan intoleransi. “Itu semua tidak sejalan dengan ajaran agama maupun nilai-nilai Pancasila. Kita harus bersatu menolaknya demi masa depan bangsa yang damai, aman, dan sejahtera,” tambahnya.

Mengakhiri pesannya, Mustaqim mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan dengan kerja keras, saling menghormati, dan berkontribusi untuk kemajuan Indonesia. “NKRI harga mati. Mari bersama-sama kita jaga dan kita bangun negeri ini demi generasi yang akan datang,” pungkasnya.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Usai Yayasan Dibubarkan, Isyarat Wan Sehan di Pamekasan Menjadi Energi Baru Perjuangan Kemanusiaan BANI
Hari ke-46 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Tak Pernah Absen Menyapa Kaum Dhuafa Sumenep
Istiqamah 45 Hari Berbagi di Sumenep, Detikzone.id Menjadikan Kepedulian sebagai Napas Jurnalisme
Berakhir di Puncak Pengabdian, BIP Foundation Resmi Dibubarkan, Jejak Fastabiqul Khairat Tetap Hidup di Hati Masyarakat
Hari ke-44 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Henti di Sumenep, Detikzone.id Istiqamah Menjemput Senyum di Rumah-Rumah Dhuafa
Sinergi Fastabiqul Khairat BIP dan IPDA Purnomo Hadir Usai Seorang Ibu Ketahuan Mencuri Demi Kebutuhan Anak-anaknya
Hari ke-43 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Terus Menyalakan Cahaya Harapan bagi Dhuafa
BIP dan Griya Lansia Malang Akhiri Polemik, Publik Diajak Melihat Substansi Kemanusiaan

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:29 WIB

Usai Yayasan Dibubarkan, Isyarat Wan Sehan di Pamekasan Menjadi Energi Baru Perjuangan Kemanusiaan BANI

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:27 WIB

Hari ke-46 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Tak Pernah Absen Menyapa Kaum Dhuafa Sumenep

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:43 WIB

Istiqamah 45 Hari Berbagi di Sumenep, Detikzone.id Menjadikan Kepedulian sebagai Napas Jurnalisme

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:02 WIB

Berakhir di Puncak Pengabdian, BIP Foundation Resmi Dibubarkan, Jejak Fastabiqul Khairat Tetap Hidup di Hati Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:21 WIB

Hari ke-44 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Henti di Sumenep, Detikzone.id Istiqamah Menjemput Senyum di Rumah-Rumah Dhuafa

Berita Terbaru