SUMENEP – Pembangunan musholla umum di desa Jadung, Kecamatan Dungkek, Sumenep, yang digagas Media Detikzone sudah hampir rampung. Namun, komitmen sosial Detikzone tidak berhenti pada pembangunan sarana ibadah semata. Kini, media tersebut mengalihkan perhatian pada program nyata lain, yaitu pengadaan mobil ambulance yang diperuntukkan bagi kepentingan umat.
Mobil ambulance ini direncanakan menjadi fasilitas tanggap darurat yang bisa digunakan masyarakat luas, baik untuk kebutuhan kesehatan, kegiatan sosial keagamaan, maupun layanan kemanusiaan.
Pemimpin Redaksi Media Detikzone.id, Igusty Madani menjelaskan bahwa langkah ini muncul dari keprihatinan terhadap masih terbatasnya fasilitas transportasi medis di kalangan masyarakat bawah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Musholla insyaAllah segera selesai, namun kami melihat keberadaan mobil ambulance lebih mendesak untuk segera diwujudkan. Dengan adanya ambulance, masyarakat bisa mendapatkan bantuan cepat dalam keadaan darurat. Kami siap antar jemput dimanapun masyarakat memerlukan,” katanya, Minggu, 24/08/2025.
“Hidup bermanfaat tidak selalu menunggu punya banyak uang. Kadang cukup dengan niat tulus dan tindakan sederhana, kita sudah bisa jadi cahaya bagi orang lain. Sebab nilai kebaikan bukan diukur dari harta, melainkan dari hati yang ikhlas,” tuturnya .
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada aparat donatur Musola Umat atau sahabat Detikzone.id, baik yang di Jakarta maupun yang ada di Madura.
“Semoga donasi yang diberikan menjadi tambahan amal ibadah. Terima kasih kepada saudara saya Yessy Praneda di Jakarta yang selalu bantu kegiatan Detikzone.id dan yang telah menjadi koordinator donasi di jakarta.”
“Terima kasih juga saya sampaikan kepada para relasi dan mitra kerja yang telah menjadi sahabat Detikzone.id selama ini yang juga membantu biaya pembangunan Musolla dengan ikhlas. Semoga donasi yang diberikan menjadi sumber kebaikan dan amal jariyah,” pungkasnya.
Baca Juga : Buruan Daftar ! Detikzone dan SDN Panaongan III Gelar Sunat Massal Gratis Tanggal 21 Juni 2025
Langkah ini mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Banyak warga menilai bahwa kehadiran musholla umum dan mobil ambulance merupakan kombinasi sempurna. Satu membangun spiritualitas, yang lain menghadirkan manfaat nyata bagi kelangsungan hidup masyarakat.
“Detikzone sudah menunjukkan komitmen sosial yang luar biasa. Musholla akan jadi tempat ibadah bersama, sementara ambulance menjadi ladang amal jariyah karena bisa menolong siapa pun yang membutuhkan,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.
Dengan dua program besar ini, Media Detikzone diharapkan dapat terus menjaga peran sosialnya, bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian yang langsung dirasakan oleh umat.
Pembangunan musholla umum memang penting, tapi sarana cepat tanggap seperti mobil siaga atau ambulance jauh lebih mendesak dan menyentuh seluruh lapisan. Di sinilah Media Detikzone menunjukkan sikap visioner. Tdak hanya membangun ruang ibadah, tetapi juga menghadirkan fasilitas yang bisa langsung menyelamatkan nyawa dan membantu masyarakat dalam situasi darurat.
Keputusan Detikzone memprioritaskan pengadaan mobil ambulance umat adalah bentuk nyata bahwa kepedulian sosial tidak boleh berhenti pada simbol, tetapi harus hadir dalam aksi konkret. Kehadiran mobil siaga adalah “musholla berjalan” tempat doa sekaligus harapan, karena di dalamnya ada nyawa yang bisa tertolong.
Penulis : Ahmadineja







