Bupati Apresiasi PT Empat Sekawan Mulia: Exodus, Djava, dan Ocha, Simbol Kebanggaan Madura yang Serap Ratusan Pekerja

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang didampingi  PLT Sekda Syahwan Effendi, Kasdim, Kadisbudpor Sumenep disambut ramah saat meninjau stand PT. Empat Sekawan Mulia.

Keterangan Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang didampingi PLT Sekda Syahwan Effendi, Kasdim, Kadisbudpor Sumenep disambut ramah saat meninjau stand PT. Empat Sekawan Mulia.

SUMENEP – Madura Culture Festival (MCF) 2025 di Stadion A. Yani Sumenep bukan sekadar panggung budaya. Festival ini telah menjelma menjadi medan adu kreativitas, inovasi, dan daya saing ekonomi lokal yang nyata. Salah satu sorotan utama festival adalah stand PT Empat Sekawan Mulia, yang memikat pengunjung dengan produk unggulannya: Exodus, serta puluhan varian Djava dan Ocha yang kini kian mantap menembus pasar nasional.

Sejak malam pembukaan, stand PT Empat Sekawan Mulia nyaris tak pernah sepi. Pengunjung datang silih berganti, mulai dari sekadar melihat, mencicipi, hingga membeli produk rokok kretek dan filter khas Madura. Suasana meriah kian terasa berkat strategi promosi interaktif yang membuat stand ini menjadi magnet utama di antara ratusan tenda lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Produk andalan perusahaan ini bukan sekadar rokok biasa. Rokok Ocha dan Djava bahkan telah hadir di jaringan ritel modern seperti Indomaret, membuktikan bahwa produk lokal Madura kini mampu bersaing di level nasional. Keberhasilan ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga membuka lapangan kerja yang signifikan bagi masyarakat setempat.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan perusahaan ini.

“Keberhasilan PT Empat Sekawan Mulia dalam menyerap ratusan tenaga kerja lokal adalah bukti nyata bahwa industri kreatif berbasis budaya tidak hanya mengangkat ekonomi, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat Madura. Kami mengapresiasi inovasi dan dedikasi perusahaan dalam mengembangkan produk unggulan seperti Exodus, Djava, dan Ocha. Semoga menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lokal lainnya untuk terus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Icha, salah satu pekerja di stand, mengungkapkan kebanggaannya.

“Bekerja di PT Empat Sekawan Mulia selama bertahun-tahun membuat kami bangga, karena hasil produksi kami diterima semua kalangan. Exodus, Djava, dan Ocha adalah kebanggaan kita bersama.” ucap Icha.

Tidak hanya menghadirkan produk berkualitas, PT Empat Sekawan Mulia juga menampilkan strategi marketing yang hangat dan komunikatif. Pengunjung merasa dekat dan terlayani secara personal. Bahri, salah seorang pengunjung, memuji marketingnya.

“Marketingnya luar biasa, ramah sekali. Saya datang bukan hanya untuk membeli, tapi karena merasa dilayani dengan baik,” tuturnya.

Kunjungan resmi Bupati Sumenep, Senin (1/9/2025), bersama Plt. Sekda Syahwan Efendi dan Kepala Disbudporpar Moh. Ikhsan, semakin menegaskan posisi PT Empat Sekawan Mulia sebagai ikon industri kreatif lokal yang mampu menyerap tenaga kerja sekaligus menembus pasar nasional.

Festival Tembakau Madura 2025 membuktikan bahwa rokok lokal Madura bukan sekadar komoditas, melainkan warisan budaya, sumber nafkah, dan simbol daya saing masyarakat.

Dengan gebrakan PT Empat Sekawan Mulia, MCF 2025 menjadi momentum bersejarah yang memperkuat Madura sebagai pusat budaya sekaligus lumbung ekonomi kreatif berbasis tradisi, membuktikan bahwa industri lokal tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Siaga 24 Jam untuk Warga, Diskominfo Sumenep Matangkan SOP Layanan Darurat 112
Peternak Ayam Petelur Blitar Bagikan Sejuta Telur Gratis, Soroti Anjloknya Harga Pasar
Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Serukan Kebangkitan Nilai Pancasila di Tengah Perubahan Zaman
Pesona Lampion Pancasila Memukau, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalanan Kota Blitar
Istri Abang Becak Ini Tak Menyerah pada Keadaan, Rujak Ibu Sofia di Depan RSUD Sumenep Kini Jadi Langganan Banyak Orang
Ayo Jaga Sumenep Bersama, Karena Sampah yang Kita Buang Menentukan Wajah Daerah Kita
Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:01 WIB

Siaga 24 Jam untuk Warga, Diskominfo Sumenep Matangkan SOP Layanan Darurat 112

Senin, 1 Juni 2026 - 14:29 WIB

Peternak Ayam Petelur Blitar Bagikan Sejuta Telur Gratis, Soroti Anjloknya Harga Pasar

Senin, 1 Juni 2026 - 10:41 WIB

Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih

Senin, 1 Juni 2026 - 10:31 WIB

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Serukan Kebangkitan Nilai Pancasila di Tengah Perubahan Zaman

Senin, 1 Juni 2026 - 09:34 WIB

Pesona Lampion Pancasila Memukau, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalanan Kota Blitar

Berita Terbaru