SUMENEP, Detikzone.id – Satu pekan penuh Madura Nigh Vaganza (MNV) 2025 menyuguhkan capaian pembangunan dan inovasi, namun sorotan publik akhirnya jatuh pada Bappeda dan BKPSDM Sumenep.
Mengusung tema megah “Loteng Masa Kejayaan”, stand ini tak hanya memamerkan sederet inovasi dan capaian pembangunan, melainkan menjelma menjadi pusat perhatian pengunjung hingga dewan juri.
Hasilnya, Bappeda bersama BKPSDM sukses mencatat sejarah dengan menyabet Best Booth kategori OPD.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Kepala Disbudporapar Sumenep mewakili Bupati Fauzi pada penutupan acara di GOR A. Yani, Rabu malam (3/9/2025).
Stand “Loteng Masa Kejayaan” tampil beda dengan suguhan inovasi strategis, mulai dari aplikasi berbasis website SIMPEL (Sistem Informasi Manajemen Pengendalian, Evaluasi, dan Laporan Pembangunan Daerah), deretan buku perencanaan pembangunan, hingga ruang Form Aspirasi Masyarakat yang memberi kesempatan rakyat menuliskan mimpi pembangunan lima tahun ke depan.
Tak hanya orang dewasa, bahkan kalangan remaja pun tampak antusias berebut menuangkan harapan mereka. Kehadiran layar televisi yang menampilkan capaian pembangunan tahun menambah daya tarik tersendiri, seolah menghidupkan cerita pembangunan Kabupaten Sumenep di hadapan ribuan mata.
Kepala Bappeda sekaligus Plt BKPSDM Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., menyebut penghargaan yang diterimanya berkat kerjasama tim.
“Penghargaan ini untuk masyarakat Sumenep. Inilah bukti kerja nyata, bahwa pembangunan bukan sekadar wacana, tetapi hadir dan terus berkelanjutan,” tegasnya.
Menurut dia, Piagam tersebut akan menjadi energi baru untuk terus melahirkan inovasi pembangunan yang lebih humanis, adaptif, dan berpijak pada kepentingan masyarakat.
Dengan pencapaian itu, publik menilai stand Bappeda dan BKPSDM sebagai ikon baru wajah birokrasi modern Sumenep, ramah, transparan, inovatif, dan selalu berpihak pada rakyat.
Keberhasilan Bappeda dan BKPSDM meraih Best Booth bukan sekadar simbol penghargaan, tetapi bukti nyata bahwa birokrasi di Sumenep tengah bergerak menuju era baru. Inovasi yang mereka tampilkan adalah jawaban atas tantangan zaman, sekaligus tanda bahwa masyarakat kini memiliki harapan pada pelayanan publik yang lebih terbuka, cerdas, dan berorientasi masa depan
Penulis : Redaksi







