SUMENEP – Perayaan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757 tahun 2025 dipastikan bakal berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tak sekedar seremoni, momen bersejarah ini akan menjadi pesta rakyat berskala nasional. Halwan Arwana, Presiden Pokpak UMKM siap menghadirkan gebyar spektakuler dengan menggandeng Aliansi UMKM se-Nusantara.
Hari Jadi Kabupaten Sumenep yang diperingati setiap 31 Oktober ini memiliki akar sejarah panjang sejak berdirinya pada tahun 1269 Masehi. Namun tahun 2025 menjadi titik istimewa, karena perayaan ke-757 ini tidak hanya meneguhkan identitas budaya Madura, tetapi juga menggaungkan kebangkitan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Halwan Arwana menegaskan, perayaan Hari Jadi Kabupaten Sumenep pada bulan Oktober mendatang tidak hanya menghadirkan pameran budaya dan hiburan, melainkan juga menghadirkan ratusan UMKM dari berbagai provinsi di Indonesia.
“Konsep yang kami usung adalah UMKM Bangkit, Budaya Lestari, Rakyat Sejahtera. Yang mana rangkaian peringatan hari jadi tersebut produk-produk unggulan akan dipamerkan, mulai dari kuliner khas Nusantara, batik dan fashion etnik, kerajinan tangan, hingga inovasi digital berbasis UMKM,” kata Halwan Arwana, Minggu, 14/9/2025.
“Hari Jadi Sumenep bukan hanya milik warga Sumenep, tapi momentum seluruh rakyat Nusantara untuk bersatu lewat UMKM. Kami ingin berkontribusi terhadap Pemerintah Daerah dengan menjadikan Sumenep pusat perhatian nasional, sekaligus panggung untuk UMKM naik kelas,” tegas Halwan, Minggu (14/9/2025).
Tidak berhenti di UMKM, acara akan dilengkapi dengan festival musik, parade seni budaya, hingga penampilan komunitas kreatif anak muda.
“Festival ini diyakini akan menjadi ruang interaksi lintas budaya sekaligus wahana edukasi bagi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan warisan leluhur,” ujarnya.
Dengan kehadiran UMKM se-Nusantara, perayaan Hari Jadi Sumenep ke-757 diperkirakan akan menyedot ribuan wisatawan dari dalam maupun luar negeri. Dampak ekonominya pun sangat besar, hotel dan homestay akan penuh, kuliner lokal kebanjiran pembeli, hingga pedagang kecil merasakan berkah.
“Kami ingin Sumenep tidak hanya jadi pusat budaya, tapi juga episentrum ekonomi kreatif. Ini momentum emas untuk membuktikan bahwa UMKM bisa sejajar dengan industri besar,” tambah presiden Pokpak UMKM, Halwan.
Semangat gotong royong, kolaborasi, dan kebanggaan budaya dipastikan menjadi ruh utama dalam perayaan akbar ini. Masyarakat Sumenep pun menyambut dengan antusias, menanti gebyar yang diklaim sebagai pesta rakyat terbesar sepanjang tahun 2025.
Dengan perpaduan antara budaya, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi rakyat, Hari Jadi Sumenep ke-757 diyakini akan meninggalkan kesan mendalam sekaligus mengangkat nama Sumenep di panggung nasional.
Penulis : Redaksi







