Wakil Wali Kota Blitar Absen dalam Pelantikan Pejabat Hasil Mutasi

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Blitar yang digelar pada Senin (13/10/2025) di Balai Kusuma wicitro diwarnai dengan ketidakhadiran Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba.

Elim mengaku tidak dilibatkan dalam proses rotasi jabatan tersebut dan baru menerima undangan pelantikan satu hari sebelumnya.

Dalam wawancara di kantornya, Elim menyampaikan bahwa undangan pelantikan baru diterimanya pada Minggu (12/10/2025) sore, sekitar pukul 18.00 WIB. Karena itu, ia menilai tidak pantas hadir dalam acara yang proses dan hasilnya tidak pernah dikomunikasikan kepadanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tidak hadir karena, pertama, ada kesibukan. Kedua, saya sama sekali tidak diajak berdiskusi tentang mutasi ini. Sebagai Wakil Wali Kota, saya merasa tidak pantas menghadiri acara yang saya sendiri tidak tahu siapa saja yang dilantik,” ujarnya.

Elim juga mengaku telah meminta daftar nama pejabat yang akan dilantik kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), namun tidak mendapat tanggapan.

Ia menilai hal tersebut menunjukkan adanya kurangnya koordinasi antar-pimpinan daerah.

“Saya mempertanyakan apakah rotasi ini sudah sesuai ketentuan perundang-undangan. Oleh karena itu, saya memilih tidak hadir agar tidak dianggap menyetujui proses yang saya sendiri tidak tahu mekanismenya,” tegasnya.

Elim menambahkan bahwa dirinya akan melaporkan kejadian tersebut kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna meminta kejelasan mengenai mekanisme mutasi jabatan di Pemkot Blitar.

“Sebagai Wakil Wali Kota, saya memiliki fungsi pengawasan. Maka, apa yang terjadi di Kota Blitar ini akan saya laporkan kepada Kemendagri,” ungkapnya.

Selain soal mutasi, Elim juga menyebut dirinya tidak pernah dilibatkan dalam berbagai urusan pemerintahan lainnya, termasuk pembahasan anggaran daerah.

Dalam penganggaran pun saya tidak pernah diajak komunikasi. “Saya hanya sekali ikut rapat saat pembahasan APBD 2026, itu pun karena ada surat pemberitahuan pemotongan anggaran sebesar 18 persen, atau sekitar Rp114 miliar,” jelasnya.

Ia juga menyinggung sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum memberikan laporan program kerja tahunan kepadanya.

“Saya sudah meminta laporan dari beberapa OPD, tapi sampai sekarang belum diberikan. Kalau ini terus berlarut, saya akan bersurat ke Inspektorat untuk meminta dilakukan pengecekan,” katanya.

Meski mengaku mengalami keterbatasan kewenangan, Elim menyatakan tetap menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya.

Setiap hari saya tetap ke kantor dan menjalankan fungsi pengawasan. Tapi bagaimana saya bisa mengawasi kalau banyak hal yang tidak saya ketahui?” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menanggapi santai ketidak hadiran wakilnya. Ia menyebut seluruh pejabat, termasuk Wakil Wali Kota, telah diundang secara resmi.

“Kami sudah mengundang, termasuk menyebutkan yang terhormat Wakil Wali Kota Blitar, Pak Sekda, dan lainnya. Kadang-kadang acara ini dihadiri banyak pejabat, tapi ada juga yang tidak hadir,” ujar Syauqul Muhibbin usai pelantikan.

“Saya juga tidak tahu pasti siapa saja yang tidak hadir,” tambahnya.

Dalam mutasi tersebut, puluhan pejabat eselon dilantik untuk menempati posisi baru di sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kota Blitar.

 

Penulis : Bas

Berita Terkait

Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti
Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan
Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026
Dari Pulau Gelap Menuju Pulau Terang, Perjuangan Listrik PLN di Masalembu Sumenep Memasuki Fase Penentu
Brigjen Pol Muhammad Irhamni Ajak Aparat Penegak Hukum Perkuat Kolaborasi Berantas Kejahatan Lingkungan
Akselerasi Pengawasan Digital,24 Kecamatan di Probolinggo Targetkan Adopsi SiDesa-SAE Pekan Depan
Fraksi PAN DPRD Sumenep Dorong Solusi Permanen Krisis Air Bersih, Infrastruktur dan Pendidikan Masuk Skala Prioritas
Bupati Fauzi Reshuffle 31 Pejabat, Kolaborasi dan Integritas Jadi Kunci Majukan Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:23 WIB

Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:04 WIB

Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:34 WIB

Dari Pulau Gelap Menuju Pulau Terang, Perjuangan Listrik PLN di Masalembu Sumenep Memasuki Fase Penentu

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:05 WIB

Brigjen Pol Muhammad Irhamni Ajak Aparat Penegak Hukum Perkuat Kolaborasi Berantas Kejahatan Lingkungan

Berita Terbaru