Disperindag Blitar Maksimalkan Dana Cukai untuk Uji Mutu Rokok Lokal

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar terus memaksimalkan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) melalui kegiatan pembinaan dan pengawasan industri hasil tembakau. Salah satu langkah konkret yang dilakukan ialah pengujian mutu rokok yang diproduksi oleh sejumlah pabrik di wilayah Blitar.

Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Kabupaten Blitar, Temy Sevidiana, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan sampel rokok dari berbagai pabrik ke Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Lembaga Tembakau di Jember. Pengujian dilakukan untuk memastikan kelayakan produk sebelum dipasarkan.

OPD di Jember itu menjadi tempat kami melakukan pengujian. Sampel rokok dari teman-teman pabrik kami kirim ke sana, dan dilakukan serangkaian uji laboratorium untuk mengetahui kandungan di dalamnya, termasuk kadar nikotin, tar, dan bahan lainnya,” jelas Temy, Selasa (11/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Temy, hasil uji tersebut menjadi dasar penting untuk menentukan kelayakan setiap produk sebelum dipasarkan. Dari hasil pengujian juga dapat diketahui apakah kadar nikotin dan tar yang terkandung masih sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Kami mengirimkan total 15 sampel rokok dari berbagai pabrik. Ada beberapa pabrik yang mengirim lebih dari satu jenis produk. Hasilnya nanti akan keluar dari balai pengujian dan wajib dilepas secara resmi sebelum produk beredar,” terangnya.

Lebih lanjut, Temy menegaskan bahwa kegiatan pengujian mutu ini merupakan bagian dari upaya serius Disperindag dalam memastikan industri hasil tembakau di Kabupaten Blitar berjalan sesuai dengan ketentuan. Selain sebagai bentuk pembinaan, langkah ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk lokal agar lebih kompetitif di pasar.

“Penggunaan anggaran DBHCHT tidak hanya untuk sosialisasi atau pelatihan, tetapi juga diarahkan pada kegiatan teknis seperti pengujian laboratorium ini agar manfaatnya lebih nyata bagi pelaku industri,” pungkasnya.

Temy berharap, melalui kegiatan pengujian mutu ini, para pelaku industri hasil tembakau di Kabupaten Blitar semakin terdorong untuk menjaga kualitas produknya. Dengan demikian, rokok produksi lokal tidak hanya memenuhi standar regulasi, tetapi juga mampu bersaing dengan produk dari daerah lain.

“Kami ingin industri hasil tembakau di Blitar tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh sehat dan berdaya saing. Dukungan DBHCHT menjadi salah satu modal penting untuk mewujudkan hal itu,” tutup Temy.(ADV/KMF)

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

PR PGRI se-Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik Dikukuhkan, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru
Bangkitkan Kejayaan Tebu Probolinggo, Gus Haris Dorong Petani Sambut Era Baru Industri Gula
Gandeng PKDI dan Kejaksaan, DPMD Sumenep Perkuat Transparansi Pemerintahan Desa
PKDI Sumenep Hadiri Rakor Persiapan Penyuluhan Hukum, H. Ubaid: Pencegahan Lebih Penting dari Penindakan
Workshop Membatik Madura di Sumenep Dorong Pelajar Lestarikan Budaya Lokal
Bupati Sumenep Sabet Penghargaan Bergengsi di East Java Maritime Awards 2026, Wujud Komitmen Pemerataan Ekonomi Pesisir dan Kepulauan
Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Jadikan Harkitnas sebagai Momentum Kebangkitan Ekonomi, Persatuan, dan Transformasi Daerah
Semangat Harkitnas 2026, Ketua PKDI Sumenep Ajak Masyarakat Bangkit dan Bersatu untuk Indonesia Maju

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:29 WIB

PR PGRI se-Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik Dikukuhkan, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Bangkitkan Kejayaan Tebu Probolinggo, Gus Haris Dorong Petani Sambut Era Baru Industri Gula

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:38 WIB

Gandeng PKDI dan Kejaksaan, DPMD Sumenep Perkuat Transparansi Pemerintahan Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:34 WIB

PKDI Sumenep Hadiri Rakor Persiapan Penyuluhan Hukum, H. Ubaid: Pencegahan Lebih Penting dari Penindakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:09 WIB

Workshop Membatik Madura di Sumenep Dorong Pelajar Lestarikan Budaya Lokal

Berita Terbaru