Situbondo, Detikzone.id – Pemerintah Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, terus berupaya menyelesaikan permasalahan akses jalan bagi warga Dusun Kauman, RT 2, RW 3, yang selama ini masih terisolasi. Melalui jalur mediasi dan musyawarah, Pemdes berkomitmen memberikan solusi yang adil dan tidak merugikan pihak manapun.
Kepala Desa Besuki, Husamah Bahres, menyampaikan bahwa pemerintah desa telah menggelar beberapa pertemuan terbuka untuk menyamakan persepsi dan mencari jalan keluar terbaik bagi seluruh warga terdampak.
“Langkah mediasi ini kami lakukan agar setiap warga mendapatkan hak yang sama terhadap akses dan fasilitas umum. Hingga saat ini, memang belum ada keputusan final, namun prosesnya berjalan kondusif dan penuh itikad baik,” ujar Husamah, di Balai Desa Besuki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mediasi terakhir digelar pada Senin, 3 November 2025, dengan menghadirkan semua pihak yang terkait. Husamah menegaskan, pemerintah desa tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan yang bisa menimbulkan konflik.
“Kami akan terus mendampingi proses ini agar solusi yang tercapai damai, adil, dan berkeadilan sosial,” tegasnya.
Sejumlah warga yang terdampak berharap mediasi ini segera menemukan titik terang. Mereka mengaku sudah lama menantikan akses jalan yang layak agar aktivitas sehari-hari, seperti berangkat sekolah, membawa hasil panen, dan mengakses layanan kesehatan, bisa berjalan tanpa hambatan. “Kami hanya ingin ada jalan keluar dari rumah menuju jalan utama. Harapan kami, pemerintah desa bisa menengahi dengan bijak,” kata salah satu warga Dusun Kauman.
Tokoh masyarakat setempat mengapresiasi langkah Pemdes Besuki. Mereka menilai mediasi yang dilakukan adalah bukti kepemimpinan yang mengedepankan musyawarah, kebersamaan, dan tanggung jawab moral terhadap warga.
Dengan semangat gotong royong, Pemerintah Desa Besuki optimistis persoalan ini dapat diselesaikan secara damai dan berkelanjutan. Upaya mediasi ini diharapkan membuka akses warga Kauman secara permanen tanpa mengorbankan kepentingan pihak lain, serta menjaga keharmonisan dan kerukunan antarwarga.
Penulis : Anton






