Blitar – Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kabupaten Blitar terbukti memberikan dampak positif bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani tembakau. Hasil monitoring yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada Rabo (12/11/2025) di Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, menunjukkan bahwa pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Koordinator Sumber Daya Alam, Biro Perekonomian Setda Provinsi Jatim, Nurhayati, menjelaskan bahwa pemantauan dilakukan untuk memastikan dana DBHCHT benar-benar digunakan sesuai dengan peruntukannya. Di Desa Mandesan, terdapat tiga program utama yang didanai melalui DBHCHT, yakni rehabilitasi jaringan irigasi tersier, pembangunan gudang tembakau, dan pembangunan fasilitas pengeringan tembakau, dengan total anggaran Rp 650 juta.
Alhamdulillah, seluruh kegiatan sudah selesai dan dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok tani. Kami melihat hasil yang sangat positif dari lapangan,” ujar Nurhayati.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Kelompok Tani Tembakau Makmur Jaya, Suyatno, menyambut baik program ini. Ia menuturkan bahwa kehadiran fasilitas irigasi baru dan gudang tembakau sangat membantu petani dalam menjaga kualitas hasil panen.
Dulu saat musim kemarau, kami kesulitan air. Sekarang irigasi lebih lancar, dan hasil panen meningkat. Gudang dan alat pengering juga membantu kami menjaga kualitas tembakau agar tidak rusak karena hujan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blitar, Eko Prasetyo, mengatakan bahwa program DBHCHT bukan hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemberdayaan petani.
“Ke depan kami akan dorong pelatihan pengolahan hasil tembakau dan manajemen pascapanen agar petani bisa menghasilkan produk dengan nilai jual lebih tinggi,” jelas Eko.
Pemerintah Kabupaten Blitar bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk terus mengawal transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program DBHCHT.
Diharapkan, melalui sinergi dan pengelolaan yang baik, sektor tembakau di Blitar dapat tumbuh berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa.(Adv/Kmf)
Penulis : Bas






