Pemkab Blitar Perkuat Sektor Tembakau Lewat Riset Pemupukan dan Pembinaan Petani

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone id – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus memperkuat sektor pertanian tembakau dengan pendekatan ilmiah berbasis riset. Pada tahun 2025, program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan pada pembinaan sosial, pelatihan petani, serta penelitian pemupukan bekerja sama dengan Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Pemanis dan Serat (BRMP TAS) Kementerian Pertanian RI.

Kepala DKPP Kabupaten Blitar, Ir. Setiyana, menjelaskan bahwa program DBHCHT tahun ini dirancang secara komprehensif agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani. Selain pembangunan infrastruktur pertanian dan bantuan sarana produksi serta bibit hortikultura seperti cabai, pemerintah daerah juga menggelar bimbingan teknis (bimtek) untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan petani tembakau.

“Bimtek ini mencakup budidaya, kemitraan, hingga penguatan kelembagaan. Salah satu kegiatan pentingnya adalah uji pupuk untuk menentukan dosis paling ideal bagi varietas tembakau lokal,” ujar Setiyana, Kamis (13/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, pengujian tersebut difokuskan pada varietas tembakau Selopuro, yang telah lama menjadi ikon pertanian Kabupaten Blitar. Kegiatan riset dilakukan di Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro — wilayah yang dikenal subur dan memiliki sejarah panjang dalam tradisi tembakau khas Blitar.

“Uji lapangan sudah selesai, sekarang tinggal menunggu hasil laboratorium dari BRMP TAS. Nantinya, hasil riset ini akan menjadi acuan ilmiah bagi petani dalam menentukan dosis pupuk paling sesuai untuk varietas tertentu,” Terangnya.

Ia berharap, hasil penelitian tersebut dapat menjadi pedoman bagi petani tembakau di Blitar dalam menerapkan praktik budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan. Dengan dosis pupuk yang tepat, diharapkan kualitas daun tembakau meningkat, sementara biaya produksi bisa ditekan.

Selain kegiatan riset, DKPP juga berkomitmen memperkuat kelembagaan kelompok tani melalui pelatihan manajemen usaha tani, pengembangan kemitraan, serta peningkatan akses petani terhadap program pembiayaan dan pemasaran hasil panen.”Jelasnya.(Adv/Kmf)

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Suhu Dingin Tak Biasa Selimuti Kediri Raya, BPBD Minta Warga Waspada Fenomena Bediding
Api Perjuangan Bung Karno Menyala di Madura, 113 Peserta Berebut Piala Bupati Sumenep
Taufiq Hidayat Menang Telak di Pilkades PAW Sumberanyar Situbondo, Raih Suara Tertinggi dan Kantongi Amanah Warga
Dari Ruang Pelatihan ke Ruang Pelayanan, ASN Probolinggo Didorong Buktikan Kinerja Nyata
Mbak Wali Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak di Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien 
Bumdes Kebunagung Sumenep Panen Telur, Polisi Hadir Dorong Kemandirian Pangan
Jejak Digital ASN Diskominfo Sumenep Berbuah Penghargaan Nasional, Gunawan Sujana Raih Juara 3 Kategori ASN Ajak ASN di HUT BKN
Dari Perjuangan Merantau hingga Gelar Majelis Sholawat, Kisah Inspiratif Sol Penjual Nasi Rawon dan Pecel di Bawean

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:56 WIB

Suhu Dingin Tak Biasa Selimuti Kediri Raya, BPBD Minta Warga Waspada Fenomena Bediding

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:25 WIB

Api Perjuangan Bung Karno Menyala di Madura, 113 Peserta Berebut Piala Bupati Sumenep

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:14 WIB

Taufiq Hidayat Menang Telak di Pilkades PAW Sumberanyar Situbondo, Raih Suara Tertinggi dan Kantongi Amanah Warga

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:46 WIB

Dari Ruang Pelatihan ke Ruang Pelayanan, ASN Probolinggo Didorong Buktikan Kinerja Nyata

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:15 WIB

Mbak Wali Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak di Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien 

Berita Terbaru