Dorong Daya Saing Tembakau Lokal, DKPP Blitar Optimalkan Anggaran DBHCHT

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) pada tahun anggaran 2025. Optimalisasi anggaran ini diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani tembakau sekaligus memperkuat sektor pertanian lokal.

Kepala Bidang Sarana Perkebunan DKPP Kabupaten Blitar, Suprayitno, mengatakan bahwa DBHCHT tahun depan akan difokuskan pada sejumlah program strategis, mulai dari peningkatan kualitas produksi tembakau, penyediaan sarana dan prasarana pertanian, hingga pelatihan dan pendampingan teknis bagi petani.

“DBHCHT akan kami manfaatkan secara maksimal untuk mendukung keberlangsungan pertanian tembakau yang lebih sejahtera dan berdaya saing,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Lukas, salah satu langkah prioritas yang dilakukan adalah penyediaan benih tembakau. Setiap musim tanam, petani kerap mengalami kesulitan mendapatkan bibit berkualitas. Melalui DBHCHT, DKPP menyiapkan benih yang didampingi lembaga berkompeten agar kualitas pertanaman dapat terjamin.

“Kami ingin memastikan anggaran ini benar-benar dirasakan petani. Salah satu fokus utama adalah menyediakan benih tembakau yang disertai pendampingan ahli,” jelasnya, Jumat (14/11/2025).

DKPP juga tengah mendorong tembakau lokal Blitar untuk memperoleh sertifikat resmi sehingga memiliki nilai jual yang lebih baik di pasar. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing tembakau daerah dan memperluas peluang pemasaran.

Selain itu, dana DBHCHT digunakan untuk kegiatan bimbingan teknis (bimtek) persemaian. Pelatihan ini penting agar petani mampu menyemai benih sendiri sesuai standar operasional prosedur (SOP). Pendampingan pasca panen juga digencarkan, mengingat setiap varietas tembakau membutuhkan perlakuan yang berbeda untuk memenuhi permintaan pasar.

“Ke depan, harapan kami jelas: anggaran DBHCHT ini benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani tembakau,” tegas Lukas.

Berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK), penggunaan DBHCHT memang diprioritaskan untuk mendukung petani tembakau. Pada regulasi terbaru, anggaran ini juga dapat dimanfaatkan untuk petani cengkeh serta komoditas lain yang relevan.

DKPP juga berencana memperluas kerja sama dengan lembaga penelitian dan perguruan tinggi untuk mengembangkan varietas tembakau unggul yang cocok dengan iklim dan tanah di Kabupaten Blitar. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menghadirkan inovasi pengolahan pasca panen.” Ungkap Lukas.

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Swasembada Garam Bangkit! Dialog Khusus JTV Bersama Bupati Sumenep Tegaskan Peran Jawa Timur
Sangkapura Tunjukkan Konsistensi Prestasi di MTQ XXXII Kabupaten Gresik 2026
Tingkatkan Kenyamanan Nelayan, UPT PPP Tamperan Renovasi dan Pasang Tenda di Area Bongkar Muat
Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman
Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa
Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan
Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota
Horor Sungai Sampean Baru Kembali Memakan Korban

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:08 WIB

Swasembada Garam Bangkit! Dialog Khusus JTV Bersama Bupati Sumenep Tegaskan Peran Jawa Timur

Senin, 20 April 2026 - 11:52 WIB

Sangkapura Tunjukkan Konsistensi Prestasi di MTQ XXXII Kabupaten Gresik 2026

Minggu, 19 April 2026 - 12:33 WIB

Tingkatkan Kenyamanan Nelayan, UPT PPP Tamperan Renovasi dan Pasang Tenda di Area Bongkar Muat

Sabtu, 18 April 2026 - 00:18 WIB

Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman

Sabtu, 18 April 2026 - 00:08 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa

Berita Terbaru