Mahasiswa Hukum UMM Gelar Sosialisasi SPP-IRT untuk Pelaku Usaha Rumahan di Merjosari

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang, 20 November — Tiga mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yakni Suci Rohmatun Zunairoh, Intan Dwi Saputri, dan Fidelia Meishira, mengadakan kegiatan sosialisasi terkait Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) bagi pelaku usaha pangan rumahan. Kegiatan ini diselenggarakan melalui Laboratorium Hukum UMM dan berlangsung di Desa Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Para pelaku usaha yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan produsen olahan makanan seperti keripik usus, kerupuk seblak, dan basreng kering—usaha yang telah mereka jalankan selama kurang lebih tiga tahun namun belum memiliki SPP-IRT. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa UMM untuk memberikan pemahaman mendalam terkait prosedur hukum, regulasi, serta pentingnya legalitas usaha demi menjamin keamanan pangan bagi konsumen.

Selain penyuluhan hukum, kegiatan ini juga diisi dengan pendampingan teknis pendaftaran SPP-IRT. Mahasiswa membantu para pelaku usaha memahami jenis produk yang bisa dan tidak bisa didaftarkan, alur administratif, pengisian OSS-RBA, persyaratan dokumen, hingga tata cara pengajuan sertifikat sesuai regulasi Dinas Kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui pendampingan langsung, pelaku usaha dapat mempraktikkan tahapan pendaftaran SPP-IRT sambil mendapatkan penjelasan detail dari mahasiswa Fakultas Hukum UMM. Kegiatan berlangsung interaktif; para pelaku usaha aktif berdiskusi mengenai persoalan yang kerap menjadi kendala dalam proses legalisasi usaha.

Ketiga mahasiswa pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia akademik dan masyarakat. “Kami ingin membantu pelaku usaha kecil memahami bahwa aspek hukum bukanlah penghalang, tetapi jaminan agar produk mereka lebih dipercaya dan berpeluang menembus pasar lebih luas,” ujar salah satu mahasiswa.

Dengan terlaksananya sosialisasi dan pendampingan ini, ketiga mahasiswa Fakultas Hukum UMM berharap dapat menumbuhkan kesadaran hukum di kalangan pelaku usaha mikro, sekaligus turut mendukung peningkatan kualitas produk lokal yang aman, halal, dan berdaya saing tinggi.

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Mengancam, Kadindikpora Pemalang Minta Study Tour Ditunda
Tetap Khidmat di Bawah Terik Matahari, Upacara Bendera SDN Panaongan III Sumenep Tanamkan Pendidikan Karakter
KKG Gugus 2 Pasongsongan Sumenep Dorong Profesionalisme Guru, Bahas KBGO dan Digital Parenting dalam Workshop Inspiratif
KKG PAI Pasongsongan Sumenep Gelar Pertemuan Perdana Pasca Ramadan di SDN Panaongan I
Disrupsi Digital Mengancam, Sekda Sumenep Dorong Guru Bertransformasi
Sekda Sumenep: Konkerkab PGRI Kunci Lahirkan SDM Unggul
Mahasiswa Teknik UTM Dibekali Mental Kerja, Muhammad Romli: IPK Tinggi Tak Cukup
Ramadhan Penuh Makna di SDN Panaongan III Sumenep: Siswa Belajar Ibadah, Berbagi dan Peduli Sesama

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 21:14 WIB

Cuaca Ekstrem Mengancam, Kadindikpora Pemalang Minta Study Tour Ditunda

Senin, 13 April 2026 - 13:51 WIB

Tetap Khidmat di Bawah Terik Matahari, Upacara Bendera SDN Panaongan III Sumenep Tanamkan Pendidikan Karakter

Kamis, 9 April 2026 - 12:53 WIB

KKG Gugus 2 Pasongsongan Sumenep Dorong Profesionalisme Guru, Bahas KBGO dan Digital Parenting dalam Workshop Inspiratif

Rabu, 8 April 2026 - 12:32 WIB

KKG PAI Pasongsongan Sumenep Gelar Pertemuan Perdana Pasca Ramadan di SDN Panaongan I

Kamis, 2 April 2026 - 12:22 WIB

Disrupsi Digital Mengancam, Sekda Sumenep Dorong Guru Bertransformasi

Berita Terbaru

Haji Khairul Umam (Haji Her) Pamekasan saat menghadiri undangan silaturahmi Presiden Prabowo Subianto bersama para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta.

EKONOMI

Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:50 WIB