Gerakan Peduli Samsat Tanggamus Salurkan Al-Qur’an dan Iqro untuk Santri TPQ Nurul Falah

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus – Gerakan Peduli Samsat Tanggamus melalui UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Wilayah XIII Samsat Kota Agung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan nilai keagamaan di masyarakat. Di bawah kepemimpinan Aiti Prihati, S.E., M.M, program sosial tersebut menyalurkan bantuan berupa Al-Qur’an dan Iqro kepada para santri di TPQ Nurul Falah Yayasan Telaga Ilmu Annawawi, Jalan Bendungan Pancawarna RT 012 RW 005, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mewakili Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung, yang terus mendorong penguatan pendidikan keagamaan, khususnya di lembaga-lembaga pendidikan nonformal seperti taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

*Diterima dengan Antusias oleh Pengurus dan Santri TPQ*

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan tim Gerakan Peduli Samsat Tanggamus disambut hangat oleh pengurus Yayasan Telaga Ilmu Annawawi, ustaz dan ustazah, serta puluhan santri yang setiap hari belajar mengaji di TPQ tersebut. Bantuan Al-Qur’an dan Iqro dinilai sangat membantu dalam menunjang kegiatan belajar para santri yang jumlahnya terus meningkat.

Pengurus yayasan turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian Samsat Tanggamus yang dinilai tidak hanya berfokus pada pelayanan administrasi publik, namun juga hadir dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Bantuan ini sangat membantu kami dalam menyediakan sarana pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak. Kami berterima kasih kepada Samsat Tanggamus dan jajaran Pemerintah Provinsi Lampung,” ujar salah satu pengurus yayasan.

*Wujud Komitmen Pelayanan dan Kepedulian Sosial*

Kepala UPTD PPD Wilayah XIII Samsat Kota Agung, Aiti Prihati, menegaskan bahwa Gerakan Peduli Samsat merupakan bagian dari komitmen lembaganya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan sosial, edukasi, dan pemberdayaan komunitas sesuai arahan pimpinan daerah.

Menurutnya, kegiatan ini juga terinspirasi langsung dari semangat dan kepedulian Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung, yang selama ini konsisten mendorong program-program sosial untuk masyarakat.

“Gerakan Peduli Samsat ini merupakan wujud nyata implementasi arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung agar setiap instansi tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga berperan dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Semangat kepedulian kedua pimpinan daerah tersebut menjadi inspirasi bagi kami untuk terus hadir di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penyerahan Al-Qur’an dan Iqro ini diharapkan dapat memberi manfaat besar bagi perkembangan pendidikan agama para santri.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, terutama dalam mendukung pendidikan keagamaan. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan memotivasi anak-anak untuk lebih giat belajar Al-Qur’an,” ujarnya.

*Samsat Tidak Hanya Melayani, tetapi Mengabdi*

Program Gerakan Peduli Samsat menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang humanis dapat dibangun melalui pendekatan sosial dan spiritual. Selain memberikan edukasi mengenai tertib administrasi kendaraan, Samsat Tanggamus juga terus mempererat hubungan emosional dengan masyarakat melalui bakti sosial, penyaluran bantuan, serta dukungan kepada lembaga pendidikan keagamaan.

Bantuan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus mendukung kemajuan TPQ dan lembaga pendidikan Islam lainnya di Tanggamus.

Penulis : Adi

Berita Terkait

Menikmati Kopi Tanpa Gula dan Jadah Goreng Hangat Pemecah Kantuk Tol Trans Jawa
Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol
Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif
Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun
Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual
Siasati Biaya Mahal, Kami Mahasiswa STMIK Tazkia Rintis ‘NusaLogic’ Buat Bantu Digitalisasi UMKM Mulai Rp350 Ribu
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C di Desanya
Digitise Innovations Gandeng STMIK Tazkia, Gelar Business Coaching “Praktek Langsung dari Nol” untuk Digitalisasi UMKM

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:52 WIB

Menikmati Kopi Tanpa Gula dan Jadah Goreng Hangat Pemecah Kantuk Tol Trans Jawa

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:49 WIB

Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:11 WIB

Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:46 WIB

Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual

Berita Terbaru