SUMENEP — Jurnalis Sumenep Independen (JSI) Kabupaten Sumenep resmi membuka Panggung Kreasi sebagai bagian dari rangkaian JSI Community Impact & Journalism Festival 2025. Mengusung tema “Youth Creative Movement: Ruang Ekspresi Tanpa Batas”, program ini dihadirkan sebagai ruang kolaborasi bagi generasi muda dan pelaku seni di Kota Keris.
Tahun ini, JSI memilih Warung Kopi Wirausaha Muda Sumenep (WMS) sebagai lokasi kegiatan. Pemilihan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata JSI terhadap para pelaku UMKM agar dapat merasakan manfaat ekonomi dari meningkatnya aktivitas komunitas dan ruang kreatif di Sumenep.
Sebagai pengisi utama, grup musik Zonata Music Generation tampil dengan energi penuh, menghadirkan sejumlah repertoar yang mampu menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini turut dihadiri beragam elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, jurnalis, akademisi, perwakilan Satlantas Polres Sumenep, hingga pejabat dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep.
Ketua Panitia Pelaksana, David Jauzi, menyampaikan bahwa JSI tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para jurnalis, melainkan juga motor penggerak kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Sejak awal berdiri, JSI telah menjalankan sejumlah program sosial seperti pembangunan musala di Manding, program Saku Berkah, kegiatan pelestarian lingkungan bersama PKDI dan DLH Sumenep, hingga program Jum’at Berkah.
Menurut David, Panggung Kreasi merupakan langkah strategis untuk menyatukan berbagai lapisan masyarakat agar selaras mendukung visi-misi pembangunan Kabupaten Sumenep.
“Kami ingin masyarakat dari berbagai latar belakang bisa bersatu, saling mendukung, dan bergerak dalam semangat kolaborasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, JSI akan terus memperluas kemitraan dengan berbagai stakeholder dalam penguatan program sosial, seni budaya, dan kegiatan produktif lainnya.
“Ini adalah langkah awal untuk mewujudkan Sumenep yang unggul, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sumenep, Irwan Sujatmiko, mengapresiasi keterlibatan JSI dalam berbagai program sosial dan lingkungan yang telah memberikan dampak nyata.
Miko menilai bahwa upaya menjaga lingkungan tidak boleh bersifat insidental, melainkan perlu dilakukan secara konsisten melalui edukasi publik dan gerakan kreatif yang melibatkan anak muda.
“Dengan adanya JSI, kami berharap tercipta Sumenep yang lebih bersih dan sehat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran organisasi jurnalis dalam meningkatkan kompetensi wartawan sekaligus mendorong gerakan sosial di tengah masyarakat.
“Komunitas jurnalis seperti JSI bukan hanya memperkuat ekosistem informasi, tetapi juga menjadi mitra penting dalam membangun masyarakat yang lebih peduli dan berdaya,” tambahnya.
Penulis : Redaksi







