Tokoh Nasional Asal Sumenep: Dana On Call APBN Bisa Digunakan untuk Bencana Sumatera

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MH Said Abdullah

MH Said Abdullah

JAKARTA – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tanah longsor dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Menurutnya, besarnya jumlah korban jiwa, warga hilang, serta kerusakan fasilitas umum menjadikan tragedi ini sebagai duka nasional yang harus ditangani secara serius.

“Tragedi ini sangat memilukan. Kita harus berduka secara nasional. Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban,” ujar Said Abdullah, Rabu (3/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa pemerintah memiliki ruang anggaran melalui dana on call APBN 2025 senilai Rp 4 triliun yang dapat segera digunakan untuk penanganan bencana di Sumatera.

Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk tahap tanggap darurat hingga pemulihan awal pascabencana.

Menurut Said, beberapa layanan tanggap darurat masih belum menjangkau seluruh warga terdampak.

Hal ini terlihat dari sejumlah warga yang terpaksa mengambil barang kebutuhan pokok di toko dan gudang Bulog akibat minimnya bantuan yang tiba di lokasi.

“Kebutuhan tanggap darurat perlu disegerakan secara masif, seperti pengungsian yang layak, suplai makanan, MCK, selimut, dan pakaian jadi,” tegasnya.

Selain mempercepat suplai logistik, Said menekankan pentingnya operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) untuk menemukan korban hilang. Ia juga mengingatkan perlunya layanan trauma healing, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak.

Memasuki fase pemulihan, Said menyebut dana on call dapat dimanfaatkan untuk rehabilitasi awal. Namun untuk rekonstruksi besar, diperlukan skema anggaran yang lebih panjang, termasuk opsi multiyears mulai tahun 2026.

“Rehabilitasi diperlukan untuk memulihkan layanan umum seperti rumah sakit, sekolah, kantor pemerintah, tempat ibadah, dan infrastruktur dasar lain. Tahap rekonstruksi akan membutuhkan anggaran jauh lebih besar,” jelas politisi asal Sumenep itu.

Tragedi bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ini menghancurkan ribuan rumah serta fasilitas umum.

Data BNPB per Rabu (3/12/2025) pagi mencatat 753 korban meninggal dunia, 650 orang masih hilang, 2.600 warga terluka, dan 576.300 pengungsi. Jumlah ini berpotensi terus bertambah mengingat skala kerusakan yang terjadi.

Said menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat, daerah, relawan, dan masyarakat untuk mempercepat penanganan, serta memastikan bantuan benar-benar sampai kepada korban yang membutuhkan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Program Presiden Prabowo Menyentuh Desa, Dandim 0210/TU Resmikan Jembatan Bailey Aek Uram di Pakkat
Di Tengah Ketidakpastian Nasib, PPPK Paruh Waktu Sumenep Perkuat Barisan Lewat Pembentukan Korcam Gapura
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Dorong KNPI Jadi Motor Penggerak Perubahan Generasi Muda
Pemkab Probolinggo Tegaskan Kepatuhan Digitalisasi Pengadaan, Siap Gelar PBJ SAE Awards 2026
Siasati Efisiensi Anggaran, Pemkab Probolinggo Jajaki Skema Creative Financing lewat KPBU
Muskab KORPRI Sumenep: Wabup Tegaskan ASN Harus Solid, Adaptif, dan Siap Layani Publik Lebih Cepat
Pariwara Antikorupsi 2026 Jadi Gerakan Masif Tanamkan Budaya Anti Korupsi di Probolinggo
Optimalkan Tata Kelola Pariwisata, Pemkab Probolinggo Gelar Sosialisasi Tiket Online Kawasan Bromo

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:20 WIB

Program Presiden Prabowo Menyentuh Desa, Dandim 0210/TU Resmikan Jembatan Bailey Aek Uram di Pakkat

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:26 WIB

Di Tengah Ketidakpastian Nasib, PPPK Paruh Waktu Sumenep Perkuat Barisan Lewat Pembentukan Korcam Gapura

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:32 WIB

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Dorong KNPI Jadi Motor Penggerak Perubahan Generasi Muda

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:25 WIB

Pemkab Probolinggo Tegaskan Kepatuhan Digitalisasi Pengadaan, Siap Gelar PBJ SAE Awards 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:22 WIB

Siasati Efisiensi Anggaran, Pemkab Probolinggo Jajaki Skema Creative Financing lewat KPBU

Berita Terbaru