Era Digital dan Krisis Ekologis, PWPM Jatim Mantapkan Arah Gerakan Pemuda Muhammadiyah

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya — Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur kembali menegaskan dua prioritas utama gerakan, yakni penguatan pengkaderan dan pengawalan isu lingkungan, dalam Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) yang digelar 10–11 Desember 2025 di Haris Hotel Gubeng, Surabaya. Kegiatan strategis ini turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, serta Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur. Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi program kerja Pemuda Muhammadiyah periode 2023–2027.

Ketua PWPM Jawa Timur, M. Zaki Nafiuzzaki, dalam pembukaan, menegaskan bahwa pengkaderan harus ditempatkan sebagai fondasi utama gerakan pemuda. Ia menilai dinamika sosial yang semakin cepat menuntut kesiapan kader dalam dua aspek penting: ketangguhan karakter dan kemampuan adaptasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Konsolidasi pengkaderan bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi upaya membangun generasi pemimpin yang tangguh dan mampu bertumbuh. Pemuda Muhammadiyah harus memiliki kesiapan moral, intelektual, dan kompetensi yang relevan dengan tantangan zaman,” ujar Zaki.

Menurutnya, penguasaan ruang digital kini menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi gerakan. Dunia digital telah menjadi arena baru bagi komunikasi publik, dakwah, dan advokasi sosial. “Penguasaan ruang digital tidak lagi bersifat tambahan. Ini sudah menjadi kewajiban,” tegasnya.

Sejalan dengan itu, Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah, Najih Prasetyo, menegaskan bahwa kader Muhammadiyah harus mampu bersaing dan berkontribusi melalui kecakapan baru yang relevan dengan perkembangan zaman. “Kader Muhammadiyah harus tangguh dan bertumbuh. Dan pertumbuhan itu membutuhkan penguasaan keterampilan baru, khususnya yang berkaitan dengan dunia digital,” ujarnya.

Selain pengkaderan, Rapimwil juga mengangkat isu lingkungan sebagai agenda strategis. Zaki menilai tantangan ekologis di Jawa Timur, khususnya terkait pengelolaan sampah dan mitigasi perubahan iklim, memerlukan peran aktif pemuda. “Pemuda harus mengambil peran dalam mengawal isu lingkungan. Edukasi, advokasi, dan aksi komunitas adalah ruang yang harus terus diperkuat,” katanya.

Seluruh pembahasan isu dirumuskan melalui tiga komisi yang menggarap bidang kaderisasi, lingkungan, serta program sosial-keumatan. Hasil Rapimwil ini nantinya akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur sebagai rekomendasi dan panduan kerja dalam memperluas kontribusi organisasi bagi pembangunan masyarakat.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

DPD PKS Kota Mataram Adakan Halal Bihalal, Perkuat Konsolidasi Kader
Rahmad Memberikan Apresiasi kepada Menteri Agus, Napi Korupsi “Keluyuran” Langsung Dikirim ke Nusakambangan
TRITURA Petani Tembakau Madura Mengguncang Jakarta, Tiga Tuntutan Keras Gus Lilur Soroti Nasib Rokok Rakyat
KH Mahrus Abdul Malik Ajak Ulama Madura Bersatu Cegah Narkoba di Pesantren, Habib Aboe Bakar Sampaikan Permohonan Maaf
Fasiltas Umum Berubah Jadi Lahan Parkiran, Dishubperkim Pemalang Terkesan Tutup Mata
Pelantikan Pejabat Manajerial dan Pisah Sambut di Lapas Kendal
Pakar Hukum Soroti Kasus Mawardi Khairi, Tanpa Mens Rea dan Actus Reus Tak Bisa Dipidana
Optimalisasi Lahan Desa: Penanaman Jagung Hibrida dan Strategi Peningkatan Nilai Tambah di Natakoli

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:30 WIB

DPD PKS Kota Mataram Adakan Halal Bihalal, Perkuat Konsolidasi Kader

Sabtu, 18 April 2026 - 21:44 WIB

Rahmad Memberikan Apresiasi kepada Menteri Agus, Napi Korupsi “Keluyuran” Langsung Dikirim ke Nusakambangan

Kamis, 16 April 2026 - 15:29 WIB

TRITURA Petani Tembakau Madura Mengguncang Jakarta, Tiga Tuntutan Keras Gus Lilur Soroti Nasib Rokok Rakyat

Kamis, 16 April 2026 - 15:14 WIB

KH Mahrus Abdul Malik Ajak Ulama Madura Bersatu Cegah Narkoba di Pesantren, Habib Aboe Bakar Sampaikan Permohonan Maaf

Kamis, 16 April 2026 - 14:14 WIB

Fasiltas Umum Berubah Jadi Lahan Parkiran, Dishubperkim Pemalang Terkesan Tutup Mata

Berita Terbaru