SUMENEP — Pemerintah Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam menguatkan pondasi ekonomi kerakyatan. Melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP), Pemkab secara konsisten memberikan pendampingan menyeluruh kepada para pelaku UMKM, terutama dalam hal teknik pemasaran agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Kepala DKUPP Sumenep, Moh. Ramli, menjelaskan bahwa pendampingan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pelaku usaha yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat.
“Selain pembinaan pengolahan produk, kami juga membantu pelaku usaha mengurus Nomor Induk Berwirausaha (NIB) atau legalitas lainnya agar mereka terdata dengan rapi dan punya landasan hukum yang kuat,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Ramli, banyak UMKM yang fokus meningkatkan jumlah produksi, tetapi kerap melupakan strategi pemasaran. Padahal, sebesar apa pun kualitas produk, tanpa teknik marketing yang tepat, sulit untuk dikenal masyarakat.
“Kami mengarahkan para pelaku UMKM agar tidak hanya memproduksi, tetapi juga memikirkan cara memperkenalkan produknya. Jika tidak didampingi, mereka rawan kalah bersaing dengan produk luar,” jelasnya.
Tidak berhenti di pembinaan, DKUPP juga memberi ruang promosi dengan menampilkan produk UMKM dalam berbagai pameran, baik yang diselenggarakan pemkab maupun pemerintah pusat. Langkah ini bertujuan agar produk lokal mendapat perhatian dan kesempatan memasuki pasar lebih luas.
Pendampingan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan diri para pelaku UMKM untuk lebih terbuka, berinovasi, dan beradaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen, terutama di era digital yang menuntut kreativitas dan kemampuan storytelling dalam pemasaran.
Melalui program ini, Pemkab Sumenep mengajak seluruh pelaku UMKM untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas, memperbaiki kualitas, memperluas pasar, dan menjadi bagian dari penggerak ekonomi daerah yang semakin kuat dan berdaya saing.
Karena pada akhirnya, kemajuan ekonomi Sumenep tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga semangat para pelaku usaha untuk berkembang dan bertransformasi.
Penulis : Redaksi








