SUMENEP — Kepala UPT Pasar Anom Baru Kabupaten Sumenep, Ibnu Hajar, optimis pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 dapat tercapai. Hal ini disampaikannya saat diwawancarai media di ruang kerjanya, Rabu (10/12/25).
“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target PAD, walaupun tidak mencapai 100 persen, paling tidak kurang sedikit lah,” ujar Ibnu dengan santai.
Dalam menghadapi persaingan pedagang online yang semakin ketat, Ibnu Hajar telah mengoptimalkan strategi penjualan pedagang, termasuk melakukan revitalisasi 20 kios digital agar transaksi tetap lancar dan PAD daerah bisa tercapai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep akan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar dan distributor, Kamis (11/12/25). Langkah ini untuk memastikan stok aman dan harga tetap terjangkau masyarakat.
“Saat ini, stok kebutuhan pokok di Pasar Anom relatif aman,” ungkap Ibnu.
Meski demikian, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, seperti cabe dan bawang merah.
“Kenaikan bawang merah cukup tinggi, kemungkinan akibat curah hujan yang tinggi sehingga pasokan terbatas,” jelasnya.
Hasil pemantauan TPID yang dipimpin Dadang, Kepala Bagian Perekonomian, menunjukkan kenaikan harga juga terjadi pada telur. Dadang menghimbau masyarakat untuk membeli sesuai kebutuhan, tidak berlebihan.
“Beberapa komoditas memang naik, terutama telur dan daging, tapi kenaikannya masih relatif kecil,” tambahnya.
Berikut harga kebutuhan pokok di Pasar Anom saat ini:
Beras premium SPSH: Rp60.000/5 kg
Beras medium Kepompong/Ikan Paus: Rp365.000/25 kg
Beras lokal Suramadu: Rp340.000/25 kg
Gula pasir: Rp16.000/kg
Minyak goreng Sania 2 liter: Rp36.000
Daging sapi murni: Rp135.000/kg
Daging ayam kampung: Rp100.000/kg
Daging ayam broiler: Rp42.000/kg
Telur ayam ras petelur: Rp32.000/kg
Cabe besar: Rp60.000–65.000/kg
Cabe rawit kecil: Rp80.000/kg
Bawang merah: Rp55.000/kg
Bawang putih: Rp30.000/kg
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah bersama pedagang Pasar Anom berupaya menjaga stabilitas harga dan stok kebutuhan pokok, sekaligus mendukung pencapaian PAD Kabupaten Sumenep.
Penulis : Fadilah







