Harga dan Stok Aman, Kepala UPT Pasar Anom Sumenep Siap Sambut Nataru

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UPT Pasar Anom Sumenep, Ibnu Hajar

Kepala UPT Pasar Anom Sumenep, Ibnu Hajar

SUMENEP — Kepala UPT Pasar Anom Baru Kabupaten Sumenep, Ibnu Hajar, optimis pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 dapat tercapai. Hal ini disampaikannya saat diwawancarai media di ruang kerjanya, Rabu (10/12/25).

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target PAD, walaupun tidak mencapai 100 persen, paling tidak kurang sedikit lah,” ujar Ibnu dengan santai.

Dalam menghadapi persaingan pedagang online yang semakin ketat, Ibnu Hajar telah mengoptimalkan strategi penjualan pedagang, termasuk melakukan revitalisasi 20 kios digital agar transaksi tetap lancar dan PAD daerah bisa tercapai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep akan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar dan distributor, Kamis (11/12/25). Langkah ini untuk memastikan stok aman dan harga tetap terjangkau masyarakat.

“Saat ini, stok kebutuhan pokok di Pasar Anom relatif aman,” ungkap Ibnu.

Meski demikian, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, seperti cabe dan bawang merah.

“Kenaikan bawang merah cukup tinggi, kemungkinan akibat curah hujan yang tinggi sehingga pasokan terbatas,” jelasnya.

Hasil pemantauan TPID yang dipimpin Dadang, Kepala Bagian Perekonomian, menunjukkan kenaikan harga juga terjadi pada telur. Dadang menghimbau masyarakat untuk membeli sesuai kebutuhan, tidak berlebihan.

“Beberapa komoditas memang naik, terutama telur dan daging, tapi kenaikannya masih relatif kecil,” tambahnya.

Berikut harga kebutuhan pokok di Pasar Anom saat ini:

Beras premium SPSH: Rp60.000/5 kg

Beras medium Kepompong/Ikan Paus: Rp365.000/25 kg

Beras lokal Suramadu: Rp340.000/25 kg

Gula pasir: Rp16.000/kg

Minyak goreng Sania 2 liter: Rp36.000

Daging sapi murni: Rp135.000/kg

Daging ayam kampung: Rp100.000/kg

Daging ayam broiler: Rp42.000/kg

Telur ayam ras petelur: Rp32.000/kg

Cabe besar: Rp60.000–65.000/kg

Cabe rawit kecil: Rp80.000/kg

Bawang merah: Rp55.000/kg

Bawang putih: Rp30.000/kg

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah bersama pedagang Pasar Anom berupaya menjaga stabilitas harga dan stok kebutuhan pokok, sekaligus mendukung pencapaian PAD Kabupaten Sumenep.

Penulis : Fadilah

Berita Terkait

Dari Banner hingga QRIS, KKN Posko 12 Wiraraja Sumenep Bawa UMKM Kambingan Timur Go Digital
Arinna Cafe & Resto, Surga Kuliner Sumenep yang Selalu Menghadirkan Alasan untuk Kembali Lewat Live Musik dan Sajian Istimewa
Grand Opening Arinna Hidayah Salon & SPA Berlangsung Meriah, Siap Menjadi Destinasi Kecantikan Favorit di Sumenep
Jangan Panen Dini! Pengusaha Rokok Sumenep Serukan Selamatkan Tembakau Lokal Demi Nasib Ribuan Petani
Tak Mau Korbankan Mutu, Batik Canteng Koneng Sumenep Rela Tempuh Proses Panjang Cetak Pembatik Andal
Resto Lotus Sumenep Jadi Rumah Kebersamaan, Temu Kenal Formara Unair Rajut Solidaritas Taretan
DBHCHT Dinilai Belum Berkeadilan, Owner CV Ayunda Pamekasan H. Bambang Budianto Minta Madura Tak Lagi Dianaktirikan
Lotus Sumenep Tak Lagi Sekadar Tempat Kuliner, Kini Jadi Pusat Edukasi Bisnis Digital Lewat Sekolah Bisnis

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Dari Banner hingga QRIS, KKN Posko 12 Wiraraja Sumenep Bawa UMKM Kambingan Timur Go Digital

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:15 WIB

Arinna Cafe & Resto, Surga Kuliner Sumenep yang Selalu Menghadirkan Alasan untuk Kembali Lewat Live Musik dan Sajian Istimewa

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:32 WIB

Grand Opening Arinna Hidayah Salon & SPA Berlangsung Meriah, Siap Menjadi Destinasi Kecantikan Favorit di Sumenep

Senin, 27 Juli 2026 - 19:37 WIB

Jangan Panen Dini! Pengusaha Rokok Sumenep Serukan Selamatkan Tembakau Lokal Demi Nasib Ribuan Petani

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:22 WIB

Tak Mau Korbankan Mutu, Batik Canteng Koneng Sumenep Rela Tempuh Proses Panjang Cetak Pembatik Andal

Berita Terbaru