RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Pilih Mobil Dinas Mewah Rp 1,15 Miliar Daripada Prioritaskan Pelayanan Pasien

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah keterbatasan fasilitas rumah sakit, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo memilih membeli mobil mewah untuk direksi.

Di tengah keterbatasan fasilitas rumah sakit, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo memilih membeli mobil mewah untuk direksi.

PROBOLINGGO — Saat warga masih menunggu pelayanan kesehatan yang memadai, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Kabupaten Probolinggo justru memutuskan membeli mobil dinas baru senilai lebih dari Rp 1 miliar. Keputusan ini menimbulkan pertanyaan serius tentang prioritas penggunaan dana BLUD.

Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP mencatat, pengadaan mobil dinas untuk direktur dan wakil direktur (wadir) tahun anggaran 2025 mencapai Rp 1,156.600.000. RSUD membeli satu unit Toyota Innova Zenix 2.0 V HV Modelista CVT dan dua unit Toyota Veloz 1.5 A/T, semua berwarna hitam non-premium.

Direktur RSUD, dr. Hj. Yessy, berdalih kendaraan lama sudah tua dan tidak layak pakai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan pengadaan mobil menggunakan dana internal RSUD, bukan APBD Kabupaten Probolinggo.
Namun, langkah ini mendapat sorotan kritis dari LSM Aliansi Masyarakat Peduli Probolinggo (AMPP).

Ketua AMPP, H. Luthfi Hamid, mengingatkan bahwa fleksibilitas dana BLUD bukan izin untuk belanja sembarangan.


“Masyarakat butuh pelayanan kesehatan, bukan mobil mewah untuk direktur. Dana BLUD seharusnya fokus pada gaji tenaga medis, obat-obatan, dan fasilitas kesehatan, bukan proyek yang bisa dianggap simbol prestise,” tegasnya.

Keputusan RSUD Waluyo Jati Kraksaan membeli mobil dinas baru senilai lebih dari Rp 1 miliar seharusnya menjadi alarm bagi publik dan pihak berwenang. Saat warga masih menunggu pelayanan kesehatan yang layak, pengeluaran untuk kendaraan pimpinan rumah sakit menimbulkan kesan bahwa prioritas dana BLUD tidak sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.

Dana BLUD memang memberikan fleksibilitas, tetapi fleksibilitas itu datang dengan tanggung jawab besar, transparansi, akuntabilitas, dan fokus pada pelayanan publik. Sebab, setiap rupiah yang dikeluarkan harus bisa dipertanggungjawabkan, terutama ketika masyarakat masih menghadapi keterbatasan fasilitas medis, obat-obatan, dan tenaga kesehatan.
Publik berhak menuntut agar pengelolaan BLUD tidak menjadi ajang prestise pimpinan rumah sakit, melainkan benar-benar diprioritaskan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, menyelamatkan nyawa pasien, dan memperkuat sistem kesehatan di Probolinggo. Bila tidak, kepercayaan masyarakat terhadap institusi publik bisa terus menurun, dan yang dirugikan adalah mereka yang paling membutuhkan: pasien dan warga biasa.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan
Memutus Rantai Stunting dari Bangku Sekolah Saat Remaja Putri Probolinggo Komit Lawan Anemia
Puluhan Paket Sabu Nyaris 50 Gram Dibongkar Polsek Masalembu, Pria 44 Tahun Diamankan
Cegah Risiko Kebutaan, KOMATDA dan Dinkes Probolinggo Dorong Desa Alasnyiur Jadi Desa Sehat Mata
Tampilkan Transformasi Pelayanan dan Inovasi Kesehatan, RSUD Sumenep Masuk Enam Stan Terbaik MNV 2026, Dirut: Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan Bismillah Melayani
Dinkes P2KB Sumenep Raih Peringkat Dua MNV 2026, Kadis: Penghargaan Ini Jadi Motivasi untuk Terus Berinovasi
Lagi-lagi Pelecehan Seksual Anak : Didampingi Yakuza Maneges, Oknum Marbot Masjid Diserahkan ke Polresta Sidoarjo
Motor Petani Raib dari Garasi, Polisi Sumenep Berhasil Amankan Pelaku

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:23 WIB

Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan

Rabu, 9 September 2026 - 09:21 WIB

Memutus Rantai Stunting dari Bangku Sekolah Saat Remaja Putri Probolinggo Komit Lawan Anemia

Senin, 7 September 2026 - 14:42 WIB

Puluhan Paket Sabu Nyaris 50 Gram Dibongkar Polsek Masalembu, Pria 44 Tahun Diamankan

Jumat, 4 September 2026 - 01:34 WIB

Cegah Risiko Kebutaan, KOMATDA dan Dinkes Probolinggo Dorong Desa Alasnyiur Jadi Desa Sehat Mata

Kamis, 3 September 2026 - 23:42 WIB

Tampilkan Transformasi Pelayanan dan Inovasi Kesehatan, RSUD Sumenep Masuk Enam Stan Terbaik MNV 2026, Dirut: Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan Bismillah Melayani

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB