Proyek Pasar Ikan Tanpa Papan Informasi Ditolak Nelayan Banyuates, Ganti Rugi Rumpon Rp 6 Miliar Belum Dibayar

Jumat, 26 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Detikzone.id – Pembangunan Pasar Ikan di Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, kini berada di tengah pusaran konflik terbuka. Proyek yang diklaim bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Petronas tersebut tetap dikerjakan meski tidak dilengkapi papan informasi proyek dan menuai penolakan keras dari nelayan yang hingga kini belum menerima ganti rugi rumpon senilai Rp6 miliar, Jumat (26/12/2025).

Fakta di lapangan menunjukkan pekerjaan fisik sudah berjalan. Material bangunan berdatangan, lahan disiapkan, dan pondasi mulai digali. Namun satu hal mencolok justru absen: papan proyek. Tidak ada keterangan nilai anggaran, sumber dana, pelaksana kegiatan, maupun jangka waktu pekerjaan.

Kondisi ini memicu pertanyaan serius tentang transparansi dan pengawasan proyek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi nelayan, ketiadaan papan proyek bukan hanya persoalan administrasi. Ini menjadi simbol tertutupnya informasi publik dan ketidakjelasan tanggung jawab, di saat hak mereka sendiri belum ditunaikan. Penolakan pun meledak dari kalangan nelayan pesisir.

Mashudi dan Muhammad, nelayan asal Desa Masaran, secara tegas meminta seluruh aktivitas pembangunan dihentikan.

Mereka menilai proyek pasar ikan ini menjadi ironi besar. Sebab, pembangunan digencarkan, sementara kerugian nelayan akibat rusaknya rumpon pada 2024 belum diganti.

“Proyek ini jangan diteruskan dulu. Ganti rugi rumpon nelayan Banyuates Rp6 miliar belum dibayar. Hak kami ditahan, tapi proyek tetap jalan. Ini tidak adil,” tegas Mashudi.

Menurut mereka, dana CSR seharusnya hadir sebagai solusi atas dampak aktivitas industri migas, bukan justru menjadi proyek baru yang mengabaikan kewajiban lama.

Nelayan mempertanyakan keberpihakan CSR jika hak dasar masyarakat terdampak masih dibiarkan menggantung.

Nada perlawanan pun kian mengeras. Nelayan menyatakan tidak akan tinggal diam jika tuntutan mereka kembali diabaikan.

“Setelah tahun baru, kami akan turun aksi. Kami akan audiensi ke Pemkab Sampang dan jika perlu lakukan demonstrasi. Ini perjuangan hak nelayan, bukan kepentingan pribadi,” lanjutnya.

Sementara itu, hingga berita ini terbit, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sampang, Kustantinah, belum memberikan keterangan resmi.  Upaya konfirmasi terkait legalitas proyek, transparansi CSR, serta mekanisme pengawasan pembangunan Pasar Ikan Banyuates belum mendapat respons.

 

Penulis : Anam

Berita Terkait

Haji Nono Zalwa Perbaiki Jalan Rusak di Jangkar Situbondo, Aksi Nyata Tanggung Jawab Sosial ke Warga
Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, Dinas PUPR Probolinggo Gencarkan Perbaikan Jalan
Warga Tambelangan Sampang Jadi Korban Janji Palsu, Jalan Rusak Bertahun-tahun Akhirnya Dibangun dengan Swadaya
Jalan Perbatasan Sutojayan–Ngeni Rusak Parah, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Parkir Bahu Jalan Soekarno Hatta Picu Kemacetan, Dishub Probolinggo Sebut Selama Tak di Trotoar Masih “Aman”
Jembatan Garuda Dibangun, Warga Ambunten Panjatkan Doa untuk Masa Depan
Gubernur Jatim Pesta di Grahadi, Warga Masalembu Sumenep Berjuang di Pelabuhan Rusak
Bahu Jalan Akses Utama Menuju Wisata Air Terjun Madakaripura Longsor Usai Diguyur Hujan Deras, Masyarakat Dihimbau Berhati Hati

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 19:41 WIB

Haji Nono Zalwa Perbaiki Jalan Rusak di Jangkar Situbondo, Aksi Nyata Tanggung Jawab Sosial ke Warga

Selasa, 7 April 2026 - 23:47 WIB

Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, Dinas PUPR Probolinggo Gencarkan Perbaikan Jalan

Senin, 6 April 2026 - 13:14 WIB

Warga Tambelangan Sampang Jadi Korban Janji Palsu, Jalan Rusak Bertahun-tahun Akhirnya Dibangun dengan Swadaya

Senin, 6 April 2026 - 10:22 WIB

Jalan Perbatasan Sutojayan–Ngeni Rusak Parah, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Minggu, 5 April 2026 - 23:15 WIB

Parkir Bahu Jalan Soekarno Hatta Picu Kemacetan, Dishub Probolinggo Sebut Selama Tak di Trotoar Masih “Aman”

Berita Terbaru