Nama Sultan Pamekasan Haji Her Dicatut Penipuan, Padahal Ia Tak Butuh Uang

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haji Her dan Valen DA7 saat tampil di panggung konser amal, di mana Haji Her menyerahkan Rp 500 juta untuk korban bencana di Aceh -Sumatera

Haji Her dan Valen DA7 saat tampil di panggung konser amal, di mana Haji Her menyerahkan Rp 500 juta untuk korban bencana di Aceh -Sumatera

PAMEKASAN— Nama besar Haji Her, CEO PT Bawang Mas Group, mendadak disalahgunakan oleh oknum penipu daring. Pelaku menggunakan modus virtual gift untuk menjebak warga Pamekasan dengan janji keuntungan instan yang menggiurkan.

Korban diminta mengirimkan hadiah virtual dengan janji pengembalian uang tunai mulai Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Semakin banyak hadiah, semakin besar “imbalan” yang dijanjikan.

Sayangnya, ini hanyalah tipuan untuk menguras korban yang tergiur keuntungan cepat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal ini, Haji Her tegas membantah semua tuduhan.

“Saya tidak pernah meminta uang atau hadiah virtual dari siapa pun. Semua akun yang mengatasnamakan saya dibuat tanpa sepengetahuan saya. Saya tidak punya akun media sosial,” katanya.

Ia juga menyebut, tidak ada alasan untuk menipu orang lain karena hidupnya sudah lebih dari cukup.

“Uang saya sudah banyak,” ungkapnya.

Haji Her mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya janji keuntungan instan, terlebih jika disertai permintaan transfer atau pengiriman hadiah virtual.

Praktisi hukum Tri Sutrisno, S.H, menegaskan modus ini termasuk kejahatan siber serius. Pelaku bisa dijerat Pasal Penipuan dan Undang-Undang ITE.

“Segera laporkan jika menjadi korban. Semakin cepat ditindak, semakin besar peluang pelaku dilacak dan dihukum,” katanya.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi warga: jangan mudah tergiur janji keuntungan instan di media sosial. Sekali tergiur, uang bisa raib dalam sekejap, sementara nama baik orang baik pun disalahgunakan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Waspada! Modus Tak Lazim Kejahatan Kini Mengintai Anak-Anak, Keluar Beli Makanan, Fauzan Ditemukan di Sempong Sumenep, Honda PCX Lenyap
Toko Albarokah yang Diduga Milik Distributor Rokok Dalill di Jabaan Sumenep Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar
Hari ke-106, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Sasar Janda Lansia Sakit Sebatangkara dan Anak Yatim
Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bululawang: Santri 14 Tahun Lapor Polisi Didampingi Yakuza Maneges
BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket, Soroti Gejolak dan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor
Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan
Puluhan Paket Sabu Nyaris 50 Gram Dibongkar Polsek Masalembu, Pria 44 Tahun Diamankan
Lagi-lagi Pelecehan Seksual Anak : Didampingi Yakuza Maneges, Oknum Marbot Masjid Diserahkan ke Polresta Sidoarjo

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Waspada! Modus Tak Lazim Kejahatan Kini Mengintai Anak-Anak, Keluar Beli Makanan, Fauzan Ditemukan di Sempong Sumenep, Honda PCX Lenyap

Kamis, 17 September 2026 - 17:48 WIB

Toko Albarokah yang Diduga Milik Distributor Rokok Dalill di Jabaan Sumenep Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

Rabu, 16 September 2026 - 01:53 WIB

Hari ke-106, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Sasar Janda Lansia Sakit Sebatangkara dan Anak Yatim

Selasa, 15 September 2026 - 10:17 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bululawang: Santri 14 Tahun Lapor Polisi Didampingi Yakuza Maneges

Minggu, 13 September 2026 - 13:26 WIB

BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket, Soroti Gejolak dan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor

Berita Terbaru