Toko Albarokah yang Diduga Milik Distributor Rokok Dalill di Jabaan Sumenep Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 17 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto: Petugas pemadam kebakaran bersama personel TNI-Polri dan warga berjibaku memadamkan api yang membakar Toko Albarokah di Desa Jabaan, Kecamatan Manding, Sumenep, Selasa (15/9/2026) malam.

Ket foto: Petugas pemadam kebakaran bersama personel TNI-Polri dan warga berjibaku memadamkan api yang membakar Toko Albarokah di Desa Jabaan, Kecamatan Manding, Sumenep, Selasa (15/9/2026) malam.

SUMENEP- Suasana malam di Desa Jabaan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah Toko Albarokah dilanda kebakaran, Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 21.50 WIB.

Toko yang melayani penjualan secara eceran dan grosir tersebut dilaporkan mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Toko Albarokah diketahui milik Ach. Saedi (43), warga Dusun Maddungan, Desa Dasuk Laok, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan laporan kejadian yang dihimpun, kebakaran bermula ketika terdengar ledakan kecil dari ruang yang digunakan untuk menyimpan server komputer, CCTV dan server WiFi.
Tak lama setelah suara ledakan tersebut, asap mulai keluar dari ruangan. Kondisi kemudian berkembang menjadi kebakaran dan api mulai melalap bagian toko.

HA, salah seorang karyawan Toko Albarokah, menjadi orang yang mengetahui kejadian tersebut. Melihat api mulai membesar, HA langsung berteriak meminta pertolongan.
Teriakan itu membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi. Situasi semakin ramai ketika warga berusaha membantu mengantisipasi agar api tidak meluas ke bagian lainnya.

Salah seorang warga bernama Arif, yang disebut berdomisili di Desa Dasuk Laok, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumenep.

Lima Unit Pemadam Dikerahkan
Sekitar pukul 22.00 WIB, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan mengerahkan empat unit pemadam kebakaran Kabupaten Sumenep serta satu unit pemadam kebakaran Yon TP 931/KJ.

Petugas langsung melakukan pemadaman. Penanganan juga mendapat dukungan dari personel Koramil 0827/03 Manding, Polsek Manding, Yon TP 931/KJ serta masyarakat sekitar.

Upaya pemadaman berlangsung hingga akhirnya api dapat dipadamkan secara keseluruhan sekitar pukul 22.39 WIB.

Dalam penanganan tersebut, sejumlah unsur terlibat di lokasi. Di antaranya Camat Manding Slamet Boedihardjo, S.Sos., M.Si., bersama satu anggota, empat personel Koramil 0827/03 Manding, empat personel Polsek Manding, sekitar 20 personel Yon TP 931/KJ dan 10 personel pemadam kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materiil yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.

Di tengah kebakaran yang menimbulkan kerugian cukup besar tersebut, muncul informasi mengenai aktivitas usaha Toko Albarokah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, toko tersebut diduga berkaitan dengan distributor rokok Dalill.

“Toko tersebut diduga milik distributor rokok Dalill,” ujar seorang sumber kepada wartawan.

Namun, informasi mengenai dugaan kepemilikan maupun keterkaitan dengan aktivitas distribusi rokok tersebut masih membutuhkan konfirmasi dari pihak terkait.
Sumber tersebut berharap kejadian tersebut segera mendapatkan penanganan dan penyebab kebakaran dapat diketahui secara jelas.

“Semoga penyebab kebakaran segera diketahui dan tidak ada kejadian serupa kembali,” harapnya.

Peristiwa kebakaran ini juga menyisakan sejumlah pertanyaan yang masih menunggu penjelasan lebih lanjut, terutama mengenai penyebab pasti munculnya api.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polresta Sumenep mengenai penyebab kebakaran maupun hasil pemeriksaan awal terhadap lokasi kejadian.

Informasi mengenai adanya ledakan kecil dari ruang server menjadi bagian dari kronologi awal yang dihimpun di lapangan. Meski demikian, hal tersebut belum dapat disebut sebagai penyebab pasti kebakaran sebelum adanya hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.

Owner Belum Berhasil Dikonfirmasi
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Ach. Saedi selaku pemilik Toko Albarokah belum dapat dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut, termasuk nilai kerugian yang mencapai sekitar Rp1,5 miliar maupun informasi mengenai dugaan keterkaitan toko dengan distributor rokok Dalill.
Upaya konfirmasi belum dapat dilakukan lantaran keterbatasan akses komunikasi.

Petugas terkait telah mendatangi lokasi, membantu proses pemadaman serta melakukan koordinasi dengan aparat terkait. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab kebakaran dan menghimpun informasi secara utuh mengenai peristiwa tersebut.

 

Penulis : Red

Berita Terkait

Hari ke-106, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Sasar Janda Lansia Sakit Sebatangkara dan Anak Yatim
Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bululawang: Santri 14 Tahun Lapor Polisi Didampingi Yakuza Maneges
BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket, Soroti Gejolak dan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor
Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan
Puluhan Paket Sabu Nyaris 50 Gram Dibongkar Polsek Masalembu, Pria 44 Tahun Diamankan
Lagi-lagi Pelecehan Seksual Anak : Didampingi Yakuza Maneges, Oknum Marbot Masjid Diserahkan ke Polresta Sidoarjo
Motor Petani Raib dari Garasi, Polisi Sumenep Berhasil Amankan Pelaku
Aksi Pencurian Rombong Jagung di Sumenep Terekam CCTV, Pelaku Diciduk di Pamekasan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:48 WIB

Toko Albarokah yang Diduga Milik Distributor Rokok Dalill di Jabaan Sumenep Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

Rabu, 16 September 2026 - 01:53 WIB

Hari ke-106, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Sasar Janda Lansia Sakit Sebatangkara dan Anak Yatim

Selasa, 15 September 2026 - 10:17 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bululawang: Santri 14 Tahun Lapor Polisi Didampingi Yakuza Maneges

Minggu, 13 September 2026 - 13:26 WIB

BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket, Soroti Gejolak dan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor

Kamis, 10 September 2026 - 16:23 WIB

Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan

Berita Terbaru