Aliansi BEM Pasuruan Raya Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, Tegaskan Kedaulatan di Tangan Rakyat

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pasuruan Raya secara tegas menyatakan penolakan terhadap wacana pengalihan mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Penolakan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi Aliansi BEM Pasuruan Raya yang dirilis pada Minggu (11/1/2026). Dalam pernyataannya, aliansi mahasiswa ini menilai pemilihan kepala daerah secara langsung merupakan perwujudan nyata kedaulatan rakyat yang dijamin oleh konstitusi.

Koordinator Umum Aliansi BEM Pasuruan Raya, M. Ubaidillah Abdi, menegaskan bahwa hak memilih kepala daerah adalah hak konstitusional warga negara yang tidak dapat dialihkan kepada mekanisme politik lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemilihan kepala daerah secara langsung merupakan sarana utama partisipasi masyarakat dalam menentukan kepemimpinan daerah. Hak ini tidak bisa digantikan oleh mekanisme perwakilan,” ujar Ubaidillah.

Senada dengan itu, Bendahara Umum Aliansi BEM Pasuruan Raya, M. Faisal Harun, menilai bahwa pemilihan kepala daerah melalui DPRD berpotensi memusatkan kekuasaan pada elite politik. Menurutnya, kondisi tersebut dapat mempersempit ruang partisipasi publik dalam proses demokrasi di tingkat daerah.

Faisal juga menambahkan bahwa mekanisme pemilihan tidak langsung berisiko mengubah pola pertanggungjawaban kepala daerah, dari yang semestinya bertanggung jawab kepada rakyat menjadi lebih condong kepada kepentingan politik di parlemen daerah.

Sementara itu, Pengurus Aliansi BEM Pasuruan Raya, Faizun Atoillah, menegaskan bahwa mandat anggota DPRD yang diperoleh melalui pemilihan umum tidak mencakup kewenangan untuk memilih kepala daerah. Ia menjelaskan bahwa fungsi DPRD secara konstitusional terbatas pada legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

“Pemilihan kepala daerah adalah hak politik rakyat yang harus dilaksanakan melalui pemilihan langsung, bukan melalui perwakilan,” kata Faizun.

Koordinator Divisi Advokasi dan Gerakan Aliansi BEM Pasuruan Raya, M. Qommaruddin, menyatakan bahwa pihaknya akan terus menyosialisasikan sikap penolakan tersebut kepada mahasiswa dan masyarakat di wilayah Pasuruan Raya.

Selain itu, aliansi juga berencana melakukan langkah-langkah advokasi lanjutan seiring berkembangnya wacana perubahan mekanisme Pilkada.

Aliansi BEM Pasuruan Raya menegaskan komitmennya untuk terus mengawal demokrasi dan memastikan prinsip kedaulatan rakyat tetap menjadi dasar dalam setiap kebijakan politik di Indonesia.

Penulis : **

Berita Terkait

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan
Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS
Pemilu 2029 Masih Jauh: Pemulihan Kepercayaan Lebih Mendesak daripada Ikrar Dukungan
Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis
Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026
Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid
Usai Resepsi di Banyuwangi, Bos Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Gelar Unduh Mantu di Pamekasan, Ribuan Tamu Hadir
Polemik Soto Mantenan Kediri Memanas: LSM RATU Desak Pemkot Usut Tuntas Perizinan Bangunan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Pemilu 2029 Masih Jauh: Pemulihan Kepercayaan Lebih Mendesak daripada Ikrar Dukungan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB