Sumenep, Senin, 19 Januari 2026 – AZ Syahra Nastiti Ramadhani, siswi kelas 1 SMP Integral Lukman Hakim Sumenep, kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Dalam Lomba Matematika GCO (Generasi Cerdas Olimpiade) Se-Madura yang digelar di SMP Negeri 1 Pamekasan pada Minggu (18/1/2026), putri salah satu anggota Polres Sumenep, Syahra berhasil meraih medali juara 2 Mapel Matematika, bersaing dengan sekitar 450 peserta dari seluruh Madura.
Prestasi ini menambah daftar keberhasilan Syahra setelah sebelumnya menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam Lomba Kompetisi Nasional Venus di Universitas Kanjuruhan Malang, Sabtu (13/12/2025), Syahra berhasil menyabet medali perak di Matematika dan medali perunggu di Sains, membuktikan bahwa anak-anak Sumenep mampu bersaing di ajang bergengsi tingkat nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Sekolah SMP Integral Lukman Hakim, Muhlisari S.Pd, menyampaikan rasa bangga dan syukur.
“Kami bangga atas prestasi Syahra. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan potensi terbaik mereka,” ujarnya.
Orang tua Syahra, Saiful Muttaqin, S.H., turut menyampaikan kebanggaannya.
“Kami sangat bangga dengan kerja keras dan dedikasi Syahra. Prestasi ini bukan semata bakat, tetapi hasil dari disiplin belajar dan ketekunan,” ujar Saiful.
Ia berharap, pencapaian putrinya dapat menjadi motivasi untuk terus belajar demi menggapai cita cita.
Sementara, AZ Syahra Nastiti Ramadhani sendiri menyampaikan komentar sederhana dan penuh rasa syukur.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada guru-guru saya atas bimbingan dan dukungannya. Saya bersyukur atas prestasi yang bisa diraih,” kata Syahra dengan rendah hati.
Namun yang menarik, prestasi membanggakan ini tampaknya luput dari perhatian Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Terbukti, baik pada Lomba Kompetisi Nasional Venus maupun Lomba Matematika GCO Se-Madura, tidak ada apresiasi resmi atau dukungan langsung dari Disdik Sumenep, meski prestasi ini membawa nama baik sekolah dan daerah. Bahkan, Syahra dan sekolahnya melaksanakan perlombaan ini sepenuhnya tanpa sentuhan atau bimbingan dari Disdik.
Dengan pencapaian ini, Syahra bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga dan sekolah, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda di Kabupaten Sumenep untuk terus berprestasi dan percaya diri mengejar mimpi, membuktikan bahwa anak-anak daerah pun mampu bersinar di kancah nasional, bahkan meski minim perhatian instansi terkait.
Penulis : Redaksi







