SUMENEP – Menjelang pelaksanaan monitoring dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026, Pengurus Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan bergerak cepat melakukan berbagai langkah koordinasi dan konsolidasi internal.
Langkah tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan, Moh. Adi, S.Pd, bersama Sekretaris Paguyuban, Zainal Arifin, S.Pd. Keduanya melakukan koordinasi dengan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan serta pihak SDN Pasongsongan I yang dipersiapkan sebagai lokasi pelaksanaan monitoring.
Koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis maupun administrasi dapat dipersiapkan secara maksimal sehingga kegiatan monitoring berjalan lancar dan sesuai harapan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak ingin menunggu hingga hari pelaksanaan. Sejak awal kami berupaya memastikan seluruh persiapan berjalan dengan baik sehingga kegiatan monitoring dari BKPSDM Sumenep dapat berlangsung lancar, tertib, dan memberikan manfaat bagi seluruh PPPK Paruh Waktu di Kecamatan Pasongsongan,” ujar Moh. Adi, Jumat (5/6/2026).
Setelah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, pengurus paguyuban langsung menggelar rapat internal guna membahas kesiapan teknis sekaligus pelaksanaan sosialisasi penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Tahun 2025.

Menurut Moh. Adi, monitoring yang akan dilakukan BKPSDM bukan hanya menjadi sarana evaluasi administrasi, tetapi juga kesempatan bagi PPPK Paruh Waktu untuk meningkatkan pemahaman terkait tugas, tanggung jawab, serta pengelolaan kinerja melalui penyusunan SKP yang sesuai ketentuan.
Sementara itu, Sekretaris Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan, Zainal Arifin, menegaskan bahwa seluruh pengurus berkomitmen memberikan pendampingan kepada anggota agar lebih siap menghadapi monitoring dan mampu menyusun SKP secara tepat.
“Sosialisasi SKP Tahun 2025 menjadi bagian penting dari persiapan ini. Kami berharap seluruh PPPK Paruh Waktu dapat memahami tata cara penyusunannya sehingga mampu meningkatkan kualitas kinerja dan administrasi kepegawaian secara berkelanjutan,” katanya.
Persiapan yang dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan monitoring mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Langkah tersebut dinilai mencerminkan keseriusan Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan dalam membangun sinergi dengan KKKS, kepala sekolah, serta seluruh satuan pendidikan di wilayah setempat.
Melalui koordinasi yang intensif dan persiapan yang matang, Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan optimistis kegiatan monitoring BKPSDM Kabupaten Sumenep akan berjalan sukses sekaligus menjadi momentum penguatan profesionalisme dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan Kecamatan Pasongsongan.
Penulis : Red








