Duo Birokrat Disbudporapar Sumenep Faruk – Kawim Diharapkan Dongkrak Prestasi dan PAD Sektor Pariwisata

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
Faruk Hanafi (kiri) dan Sekdis Raisul Kawim (kanan), duo birokrat Disbudporapar Sumenep yang diharapkan mampu mendorong prestasi dan meningkatkan PAD sektor pariwisata.

Keterangan Foto: Faruk Hanafi (kiri) dan Sekdis Raisul Kawim (kanan), duo birokrat Disbudporapar Sumenep yang diharapkan mampu mendorong prestasi dan meningkatkan PAD sektor pariwisata.

SUMENEP – Senin, 19 Januari 2026 – Publik kini menaruh harapan besar pada Kadisbudporapar Faruk Hanafi, yang baru dilantik, dan Sekdis Raisul Kawim, yang tetap tegak di kursinya sebagai Sekretaris Dinas.

Pasangan birokrat ini diharapkan mampu menjadi penggerak utama sektor strategis Sumenep, yakni pariwisata, olahraga, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), bidang Pariwisata.

Namun, jalan mereka tidak mudah. Anggaran terbatas, destinasi wisata yang butuh penguatan, dan ekspektasi masyarakat yang tinggi menjadi ujian nyata bagi kepemimpinan mereka.

Faruk Hanafi menggantikan Moh. Iksan di Disbudporapar, sementara Raisuk Kawim tetap memegang kendali sebagai Sekdis, membawa stabilitas birokrasi dan pengalaman manajerial yang diharapkan publik dapat mendukung akselerasi program kerja.

Raisul Kawim, yang dijuluki “Owner Manajemen Lovely”, dipandang sebagai figur yang bisa menghadirkan ide ide brilian.

Seperti diketahui, data pariwisata Sumenep sepanjang 2025 mencatat tren positif: 1,91 juta wisatawan datang, sementara PAD pariwisata menembus Rp1,5 miliar.

Kontribusi terbesar datang dari Pantai Lombang, Pantai Slopeng, dan Museum Keraton Sumenep, ditambah destinasi unggulan seperti Gili Labak, Gili Iyang, Bukit Tawaf, dan Pantai Sembilan yang tetap menarik pengunjung.

Memasuki 2026, target ambisius 2 juta wisatawan dipasang, dengan 110 Kalender Event  disiapkan sepanjang tahun.

Tantangan makin berat karena anggaran Disbudporapar menyusut tajam, dari Rp25,9 miliar di 2025 menjadi Rp16,8 miliar.

Kondisi ini menuntut kepemimpinan yang inovatif, adaptif, dan mampu memaksimalkan kolaborasi internal agar PAD dan prestasi olahraga bisa terdorong lebih tinggi.

Pengamat kebijakan publik, Farid Hasan, menilai kombinasi kepemimpinan Faruk Hanafi dan Raisul Kawim adalah kunci sukses.

“Kalau mereka bisa bersinergi, sektor pariwisata dan olahraga Sumenep akan lebih kencang, dan manfaatnya niscaya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Duo birokrat ini diharapkan dapat mengubah tantangan menjadi peluang.

Bisakah Faruk Hanafi, dibantu Raisul Kawim yang tetap memegang kendali sebagai Sekdis, mendorong PAD Sumenep di tengah tekanan anggaran dan ekspektasi tinggi masyarakat?

Kini, tanggung jawab besar ada di pundak mereka, untuk membuktikan bahwa birokrasi modern bisa menghasilkan prestasi nyata.

Pelantikan Kadisbudporapar Sumenep Faruk Hanafi dan keberadaan Sekdis Raisul Kawim di kursinya menjadi momentum penting bagi penguatan birokrasi dan pengelolaan sektor strategis Sumenep. Publik berharap kepemimpinan keduanya mampu meningkatkan PAD, mengoptimalkan pariwisata, dan memperkuat prestasi olahraga secara profesional dan berkelanjutan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Truk Galian C PT SBP Diduga Biang Kerok Rusaknya Jalan Poros Trapang–Asem Jaran Sampang 
Bekali Keterampilan Global, Lapas Cipinang Dorong Pendidikan Kesetaraan lewat Kursus Bahasa Jepang
Pemkab Sumenep Bergerak Cepat Bantu Warga Terdampak Angin Puting Beliung
Kewirausahaan Berkah atau Boros (Tabdzir): Paradoks Laba dan Sampah Plastik dalam Perspektif Ekonomi Islam
Sinergi Polres dan Rutan, Pondasi Keamanan Sumenep
Satu Meter Diperbaiki, Selebihnya Dibiarkan: Proyek Alun-Alun Kraksaan Probolinggo Bikin Kepercayaan Publik Runtuh
Final Dandim Cup Horas Taput Berlangsung Meriah, Siborong-borong FC Tampil Sebagai Juara
Ketua PWOIN Kota Depok Polisikan HR, Diduga Lakukan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Lewat Media Sosial

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:40 WIB

Truk Galian C PT SBP Diduga Biang Kerok Rusaknya Jalan Poros Trapang–Asem Jaran Sampang 

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:37 WIB

Bekali Keterampilan Global, Lapas Cipinang Dorong Pendidikan Kesetaraan lewat Kursus Bahasa Jepang

Senin, 2 Februari 2026 - 16:07 WIB

Pemkab Sumenep Bergerak Cepat Bantu Warga Terdampak Angin Puting Beliung

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:59 WIB

Kewirausahaan Berkah atau Boros (Tabdzir): Paradoks Laba dan Sampah Plastik dalam Perspektif Ekonomi Islam

Senin, 26 Januari 2026 - 19:07 WIB

Sinergi Polres dan Rutan, Pondasi Keamanan Sumenep

Berita Terbaru