Bikin Merinding !!! Boneka Brendung Kaso Meronta-ronta Ikut Kirab Hari Jadi Kabupaten Pemalang

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Wong Kaso atau suku Kaso yang bermukim di Desa Sarwodadi, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, dikenal oleh masyarakat sebagai pribadi yang bicara apa adanya. Mereka dekat dengan alam dan kuat dalam memegang tradisi budayanya.

Bahkan, ada juga sebagian masyarakat menganggap jika orang Kaso ini sebagai suku Samin-nya di Kabupaten Pemalang.

Meski saat ini kemajuan zaman yang modern dengan deras mendera, masyarakat Kaso, tetap menjaga budaya tradisional warisan leluhurnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu budaya tradisional yang masih di pertahankan oleh suku Kaso adalah kesenian Brendung, yang di pertunjukan saat karnaval atau kirab Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-451.

Prakoso (45) salah seorang perangkat desa sekaligus sebagai ketua paguyuban seni brendung Desa Sarwodadi, Kecamatan Comal mengatakan, brendung sebagai sarana warga untuk menolak bencana di kampung mereka

“Kesenian brendung ini biasanya diadakan sebagai sarana penolak bencana atau mendatangkan hujan,” Ujar Prakoso,Senin (26/1 ).

Dijelaskan oleh Prakoso, Bahwa kesenian brendung sendiri merupakan kesenian dalam bentuk boneka yang terbuat dari tempurung kelapa untuk bagian kepala boneka, sedangkan tubuh’ boneka terbuat dari bambu,

“Boneka di rias sedemikian rupa termasuk di kasih baju sehingga menyerupai wanita cantik lalu di tancapkan pada alas tampah atau penampi. Menurut si pembuat brendung, Boneka cantik tersebut di ibaratkan bidadari atau menurut istilah setempat disebut dengan Brendung,” jelasnya.

Dalam permainan brendung 4 atau 6 wanita di perbantukan sebagai pelantun (penyanyi ) sedangkan untuk yang memimpinnya di sebut sebagai Mlandang.

Tugas Mlandang memainkan boneka bidadari (brendung) sekaligus sebagai pemeran utama dalam pementasan lakon brendung tersebut. Sedangkan ada 4 orang lagi yang tugasnya memegang tali dari 4 sisi supaya boneka bidadari atau brendung tidak lepas. ( Ragil).

Berita Terkait

Umat Koting B 1 Sambut Patung Bunda Maria dengan Penuh Sukacita  
Pangdam XIV/Hsn Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-anak Panti Asuhan di Gowa
Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet
Rutan Pemalang Laksanakan Sholat Idul Adha 1447 H Bersama WBP dan Petugas
Pemkab Sumenep Buka Seleksi Komisaris Utama BPRS Bhakti Sumekar, Batas Pendaftaran Tinggal Menghitung Hari
Tempuh Ratusan Kilometer, Seorang Sopir Bis Kembalikan Dompet Penumpangnya yang Terjatuh
Sejumlah Kepala Sekolah Kecewa Dipindah Tugaskan Jauh dari Domisili
Damkar Pemalang Selamatkan Anak Kucing, Terjebak Dua Hari di Atap Bangunan

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:33 WIB

Umat Koting B 1 Sambut Patung Bunda Maria dengan Penuh Sukacita  

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:52 WIB

Pangdam XIV/Hsn Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-anak Panti Asuhan di Gowa

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:04 WIB

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:14 WIB

Rutan Pemalang Laksanakan Sholat Idul Adha 1447 H Bersama WBP dan Petugas

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:12 WIB

Pemkab Sumenep Buka Seleksi Komisaris Utama BPRS Bhakti Sumekar, Batas Pendaftaran Tinggal Menghitung Hari

Berita Terbaru

DETIK ZONE

Ketuk Pintu Rumah Warga, Paguyuban ABC Bagikan Daging Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:03 WIB