Persit KCK Sumenep Rayakan Usia 80 dengan Donor Darah

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XLVI Kodim 0827/Sumenep memilih cara sederhana namun bermakna: berbagi harapan lewat aksi donor darah. Kegiatan kemanusiaan ini digelar di Aula Makodim 0827/Sumenep, Jumat (30/01/2026).

Tak sekadar seremoni, kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi lintas elemen. Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, SE, M.Han, bersama Ketua Persit KCK Cabang XLVI Tiara Bendi Wibisono, hadir langsung mendukung jalannya aksi sosial yang melibatkan Persit, prajurit TNI, Polres Sumenep, Bhayangkari, Pepabri, Pramuka Saka Wira Kartika, PMI Sumenep, hingga masyarakat umum.

Donor darah ini ditujukan untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah yang kerap menjadi kebutuhan mendesak dalam layanan kesehatan, terutama bagi pasien dalam kondisi darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Letkol Arm Bendi Wibisono menegaskan bahwa setetes darah yang disumbangkan bukan sekadar cairan medis, melainkan simbol kepedulian dan solidaritas sosial.

“Setetes darah sangat berarti bagi keselamatan dan kesehatan warga yang membutuhkan. Ini adalah bentuk nyata kepedulian Persit dan keluarga besar TNI AD terhadap kemanusiaan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa persoalan kemanusiaan hanya bisa dihadapi melalui kebersamaan dan kerja lintas sektor.

“Kemanusiaan adalah tanggung jawab bersama. Ketika TNI, Polri, organisasi masyarakat, dan warga bersatu, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Di usia ke-80, Persit KCK diharapkan terus konsisten hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai organisasi pendamping prajurit, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian sosial.

Sementara itu, Windy, salah satu peserta donor darah dari masyarakat, mengaku rutin mengikuti kegiatan serupa karena ingin memberi manfaat bagi sesama.

“Donor darah itu penting untuk menyelamatkan nyawa orang lain dan juga menyehatkan diri. Harapannya, kita bisa terus menjadi manusia yang bermanfaat,” tuturnya.

Aksi sederhana ini menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai tantangan sosial, kepedulian masih hidup—mengalir pelan, namun penuh makna, dari satu kantong darah ke harapan banyak orang.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB