JSI Sumenep dan Donatur Bangun Kembali Musola yang Pernah Tinggal Puing, Kini Kegiatan Keagamaan Kembali Bergulir

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Desa Gunung Kembar, Kecamatan Manding, yang telah mencapai progres 96 persen berkat kolaborasi JSI Sumenep dan para donatur, menjadikan rumah ibadah ini kembali hidup untuk warga.

Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Desa Gunung Kembar, Kecamatan Manding, yang telah mencapai progres 96 persen berkat kolaborasi JSI Sumenep dan para donatur, menjadikan rumah ibadah ini kembali hidup untuk warga.

SUMENEP – Musola Al-Ikhlas di Desa Gunung Kembar, Kecamatan Manding, pernah runtuh, menyisakan dinding patah dan harapan yang nyaris padam. Namun dari puing-puing itulah, Jurnalis Sumenep Independen (JSI) bersama para donatur memilih hadir tidak sekadar menulis berita, tetapi membangunnya kembali.

Hingga Jumat (30/01/2026), pembangunan Musola Al-Ikhlas telah mencapai 96 persen. Walaupun belum sepenuhnya selesai, musola ini sudah kembali aktif, menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan spiritual warga dusun setempat.

Ibnu Hajar, warga desa yang juga anggota JSI, menyampaikan terima kasih kepada donatur dan seluruh pihak yang terlibat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, musola kami kini hidup kembali. Ini bukan hanya bangunan, tapi pusat kebersamaan dan kegiatan keagamaan warga,” ujarnya.

Ketua JSI, Igusty Madani, menegaskan bahwa proyek ini adalah gerakan nurani, bukan sekadar pencitraan.

“Musola ini adalah amanah. Setiap rupiah dari donatur harus menjadi amal jariyah, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Musola Al-Ikhlas dirancang lebih dari sekadar tempat ibadah, bangunan ini juga difungsikan sebagai ruang pembinaan moral, pendidikan keagamaan, dan penguat ukhuwah warga.

Di wilayah pesisir, Desa Jadung, Kecamatan Dungkek, semangat serupa diwujudkan oleh Pimred Detikzone sekaligus Ketua JSI, yang menghibahkan tanah dan membangun musola untuk memenuhi kebutuhan warga setempat.

Selain pembangunan musola, JSI juga menginisiasi Ambulans Umat, layanan kemanusiaan yang siap melayani pengantaran warga sakit, rujukan medis, hingga jenazah tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun sosial.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa jurnalisme yang berpihak pada kemanusiaan bisa bergerak tanpa pamrih.

JSI juga rutin menggelar aksi bersih-bersih sampah di lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kualitas hidup warga.

Bagi JSI, menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian dari menjaga martabat manusia, karena lingkungan yang sehat adalah fondasi kehidupan berkelanjutan.

Melalui pembangunan musola, layanan Ambulans Umat, dan aksi bersih-bersih lingkungan, JSI menegaskan bahwa jurnalisme bukan sekadar profesi, melainkan jalan pengabdian. Ketika kata-kata tidak lagi cukup, kerja nyata menjadi bahasa paling jujur dan bermakna.

Kini, Musola Al-Ikhlas telah menjadi pusat kegiatan keagamaan dusun, tempat warga kembali menunaikan ibadah, belajar, dan mempererat kebersamaan. Dari puing runtuhan, JSI dan donatur membuktikan bahwa jurnalisme bisa menjadi amal jariyah yang manfaatnya dirasakan hingga generasi mendatang.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan
Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS
Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis
Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026
Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid
Usai Resepsi di Banyuwangi, Bos Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Gelar Unduh Mantu di Pamekasan, Ribuan Tamu Hadir
Polemik Soto Mantenan Kediri Memanas: LSM RATU Desak Pemkot Usut Tuntas Perizinan Bangunan
PC DMI, MUI Sangkapura, dan LTMNU Bawean Gelar Turba, Perkuat Pengelolaan Masjid

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB