Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, BPBD Sumenep Turun Lakukan Pendataan Terpadu

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep bergerak cepat melakukan langkah penanggulangan pascabencana dengan melakukan asesmen terhadap ratusan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.

Asesmen dilakukan secara menyeluruh oleh Tim Penanggulangan Bencana Kabupaten Sumenep sebagai bagian dari proses pendataan resmi, dengan mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) penilaian kerusakan bangunan. Penilaian tersebut meliputi kategori rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Achmad Laili Maulidy, menjelaskan bahwa tim gabungan dari berbagai unsur turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi riil bangunan warga terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas PUPR, Polres, Kodim, serta aparat kecamatan dan desa, melakukan pendataan langsung di lokasi terdampak,” ujarnya, Rabu (04/02/2026).

Ia menegaskan, asesmen ini dilakukan guna menjamin akurasi data sehingga dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penetapan tingkat kerusakan rumah dan penyaluran bantuan yang tepat sasaran.

Melalui pendataan yang akurat dan terverifikasi, diharapkan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan secara terencana, terkoordinasi, dan berkeadilan, sehingga masyarakat terdampak dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen mempercepat proses verifikasi dan validasi data agar penanganan pascabencana bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” tambahnya.

Berdasarkan data sementara, tercatat kerusakan rumah warga akibat terjangan angin kencang terjadi di beberapa kecamatan. Di Kecamatan Pragaan terdapat 178 rumah terdampak, Kecamatan Bluto dua rumah mengalami rusak berat, serta Kecamatan Guluk-Guluk delapan rumah rusak.

Achmad Laili juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi situasi darurat, sekaligus membangun kembali wilayah terdampak agar lebih tangguh terhadap potensi bencana di masa depan.

“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi. Jika terjadi bencana atau kondisi darurat, segera laporkan kepada aparat setempat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Terpukau Seni dan Budaya Sumenep, Senator Ning Lia Sebut Media Expo 2026 Jadi Pintu Ekonomi Kreatif Mendunia
Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar
Media Expo 2026 Masuki Malam Keempat, Tongtong Lendhu Sagara hingga Tari Maharaya Meriahkan Hari Jadi Jatim dan Sumenep, Yuk Ramaikan Malam Ini!
Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin Serukan Santri Jadi Penjaga Akhlak, Pejuang Ilmu dan Pilar Masa Depan Bangsa
Hari Jadi Sumenep dan Hari Santri, Bupati Fauzi Serukan Ikhtiar Spiritual demi Keberkahan Negeri Lewat 111.111 Kali Pembacaan Al-Waqi’ah
Lepas Kontingen POPDA Jatim XV 2026, Wabup Sumenep Kobarkan Semangat Atlet: Tampil Percaya Diri dan Pantang Menyerah
Bupati Sumenep Dukung Media Expo 2026, Dorong Pers Ikut Menggerakkan Ekonomi Daerah
DPRD-Pemkab Sumenep Sepakati APBD 2027, Anggaran Belanja Lebih Besar dari Pendapatan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Terpukau Seni dan Budaya Sumenep, Senator Ning Lia Sebut Media Expo 2026 Jadi Pintu Ekonomi Kreatif Mendunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:44 WIB

Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Media Expo 2026 Masuki Malam Keempat, Tongtong Lendhu Sagara hingga Tari Maharaya Meriahkan Hari Jadi Jatim dan Sumenep, Yuk Ramaikan Malam Ini!

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin Serukan Santri Jadi Penjaga Akhlak, Pejuang Ilmu dan Pilar Masa Depan Bangsa

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Hari Jadi Sumenep dan Hari Santri, Bupati Fauzi Serukan Ikhtiar Spiritual demi Keberkahan Negeri Lewat 111.111 Kali Pembacaan Al-Waqi’ah

Berita Terbaru