Diduga Digerebek Warga, Oknum Sekdes Sampang Akui Nikah Siri

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Screenshot Video Oknum Sekdes di Sampang Saat Dinikahkan Oleh Warga dan Disaksikan Ketua RT Setempat

Caption: Screenshot Video Oknum Sekdes di Sampang Saat Dinikahkan Oleh Warga dan Disaksikan Ketua RT Setempat

SAMPANG, Detikzone.id – Dugaan penggerebekan terhadap seorang oknum Sekretaris Desa (Sekdes) di Kabupaten Sampang, Madura, menjadi perbincangan warga, Rabu (04/02/2026) malam.

Oknum Sekdes berinisial FR terlihat berada di rumah seorang perempuan berinisial LM di Jalan Kerinci, Kelurahan Rongtengah, sekitar pukul 22.30 WIB.

FR menjabat sebagai Sekretaris Desa Komis, Kecamatan Kedungdung, sedangkan LM adalah warga setempat berusia 35 tahun yang berstatus janda. Aktivitas FR yang kerap keluar masuk rumah LM memicu kecurigaan warga hingga akhirnya mendatangi lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua RT 02 RW 03 Kelurahan Rongtengah, Moh. Prama Iriyanto Efendi, membenarkan kedatangan warga. Namun ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan penggerebekan, melainkan klarifikasi demi menjaga ketertiban dan meredam isu di lingkungan masyarakat.

“Benar, warga datang ke rumah LM, tapi ini bukan penggerebekan. Kami hanya ingin memastikan informasi yang beredar agar tidak menimbulkan fitnah,” ujar Prama.

Dalam proses klarifikasi itu, FR dan LM mengakui telah menikah secara siri sekitar 15 hari sebelumnya di Surabaya.

Untuk meyakinkan warga dan menghindari prasangka buruk, pihak RT meminta agar pernikahan tersebut dilakukan kembali di lingkungan setempat dengan disaksikan warga dan Babinsa.

Upaya konfirmasi melalui WhatsApp kepada FR tidak mendapat respons, meski pesan sudah dibaca.

Namun, anehnya saat dikonfirmasi oleh tim media ini, FR membantah keras isu penggerebekan.

“Tidak ada penggerebekan. Saya sudah menikah dengan dia,” kata FR singkat.

Peristiwa ini menjadi sorotan publik karena melibatkan pejabat desa yang seharusnya menjadi teladan di masyarakat. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah desa maupun pihak berwenang terkait tindak lanjut kasus ini.

Penulis : A. Junaidi

Berita Terkait

Usai Menggetarkan Indonesia Lewat Sederet Aksi Kemanusiaan Secara Masif, Founder BIP Ali Zainal Abidin Kini Luncurkan LBH Gratis untuk Masyarakat Kecil
Bumi Pamekasan Terancam, PMII Desak Penertiban Tambang Ilegal
Operasi Rokok Ilegal di Candi Sidoarjo Tuai Sorotan, Pedagang Kecil Mengeluh, Pabrik Besar Belum Tersentuh?
Pengusaha Rokok Sidoarjo Haji Samsul Huda Mengemuka dalam Dugaan Skandal Cukai Rokok, KPK Didesak Tidak Tebang Pilih
Datang Ambil Kardus, Pria di Sapeken Sumenep Justru Diciduk Polisi
Skandal Kades Situbondo Kian Membara: 1 Dinonaktifkan, 4 Desa Dibidik Inspektorat, Dana Desa Rp15 Miliar Jadi Sorotan
Pamer Kemewahan di Tengah Jeritan Ekonomi, Satpol PP Probolinggo Beli Mobil Double Gardan Rp1 Miliar
Usai Kuasa Hukum Laporkan Penyidik, Ditreskrimum Polda Jatim Terbitkan SP2HP Kasus Dana Rumpon Nelayan Rp6,3 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:58 WIB

Usai Menggetarkan Indonesia Lewat Sederet Aksi Kemanusiaan Secara Masif, Founder BIP Ali Zainal Abidin Kini Luncurkan LBH Gratis untuk Masyarakat Kecil

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:09 WIB

Bumi Pamekasan Terancam, PMII Desak Penertiban Tambang Ilegal

Senin, 18 Mei 2026 - 14:07 WIB

Operasi Rokok Ilegal di Candi Sidoarjo Tuai Sorotan, Pedagang Kecil Mengeluh, Pabrik Besar Belum Tersentuh?

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:02 WIB

Pengusaha Rokok Sidoarjo Haji Samsul Huda Mengemuka dalam Dugaan Skandal Cukai Rokok, KPK Didesak Tidak Tebang Pilih

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:55 WIB

Datang Ambil Kardus, Pria di Sapeken Sumenep Justru Diciduk Polisi

Berita Terbaru

DETIK ZONE

Operasi Gabungan Jadi Langkah Strategis Dongkrak PAD

Senin, 25 Mei 2026 - 22:42 WIB