Situbondo – Pendopo Pate Alos di Situbondo, Jawa Timur, telah resmi menjadi pusat budaya dan edukasi setelah diresmikan oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada 25 Januari 2026. Revitalisasi bangunan bersejarah ini bertujuan mengembangkan Wisata Kota Tua Besuki dengan pendekatan pelestarian sejarah, edukasi budaya, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Fadli Zon mengapresiasi upaya Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dalam melestarikan warisan budaya. Pendopo Pate Alos diharapkan menjadi pusat budaya, edukasi, dan ekonomi kreatif, serta museum yang merekam sejarah Karesidenan Besuki.
Kini, Pendopo Pate Alos menjadi saksi sejarah kunjungan 30 tim BRUFIDA yang terdiri dari unsur Kesultanan Brunei Darussalam, delegasi dagang Singapura, dan Malaysia pada Sabtu malam, 7 Februari 2026. Mereka melakukan lawatan dan penjajakan dagang selama tiga hari di Kabupaten Situbondo, dan disambut langsung oleh Bupati Mas Rio bersama segenap jajarannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab dipanggil Mas Rio mengatakan, Pendopo Pate Alos dibuka sebagai ruang dialog, persahabatan, dan kolaborasi lintas internasional.
“Kami berharap kunjungan ini dapat membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi Situbondo dan meningkatkan posisi strategisnya di kawasan.” katanya.
Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Situbondo dan negara-negara yang terlibat. Di sisi lain, kunjungan BRUFIDA juga diharapkan menjadi langkah strategis perdagangan di zona Asia Tenggara, membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi Situbondo dan meningkatkan posisi strategisnya di kawasan.
Beragam produk lokal turut dipamerkan, mulai dari daging sapi dan domba, mebel, tekstil, hingga produk UMKM seperti abon sapi, marongghi, dan rengginang. Seluruh produk yang ditawarkan sudah melalui kurasi pemerintah daerah, bahkan beberapa di antaranya sudah layak ekspor dan siap menembus pasar internasional. Ini adalah kesempatan emas bagi para buyer internasional untuk menjajaki potensi produk lokal Situbondo dan meningkatkan kerja sama perdagangan.
Puncak rangkaian acara dikemas dalam sesi Wellcoming Gala Dinner di Gedung ikonik peninggalan Herman Wilhelm Daendels, Pendopo Pate Alos, yang dihadiri oleh Wabup Ulfiyah, jajaran OPD, Kadin, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. Suasana hangat dan akrab mewarnai acara tersebut, menandai dimulainya kerja sama ekonomi yang lebih erat antara Situbondo dan negara-negara BRUFIDA.
P
Penulis : Anton









