Waspada Penipuan Telepon! Lindungi Diri dan Informasi Pribadi Anda Sekarang

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Modus penipuan melalui telepon semakin canggih dan berbahaya. Dikenal sebagai vishing, kejahatan siber ini memanfaatkan panggilan suara untuk menipu korban agar menyerahkan akses ponsel, data pribadi, bahkan informasi keuangan.

Pelaku tidak hanya menakut-nakuti, tetapi juga mengarahkan korban mengklik tautan berbahaya atau mengunduh file berisi malware, sehingga perangkat dapat dikendalikan sepenuhnya.

Para ahli keamanan menekankan, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika menerima telepon dari nomor tak dikenal. Berikut tanda-tanda vishing yang wajib diwaspadai:
Mengaku dari pemerintah atau perusahaan besar, seperti Apple, Microsoft, Amazon, Netflix, atau bahkan FBI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menawarkan hadiah atau kesepakatan besar, padahal Anda tidak ikut undian apapun.

Tidak menyebut nama korban secara spesifik, menggunakan sapaan umum.
Mengancam utang, denda, atau hukuman penjara untuk menakut-nakuti.

Meminta informasi sensitif seperti nomor KTP, kartu kredit, atau data pribadi lainnya.
Memberitahu perangkat terinfeksi malware dan menyarankan instalasi software akses jarak jauh.

Meminta informasi yang seharusnya sudah diketahui pihak perusahaan atau sekolah.

Terdapat jeda saat menjawab telepon, tanda penggunaan teknologi panggilan otomatis.

Kasus vishing ini menjadi pengingat, bahwa keamanan digital tidak bisa dianggap remeh. Segera tutup telepon dan verifikasi secara resmi jika ada panggilan mencurigakan.

“Vishing mungkin terdengar sepele, tapi kerugiannya bisa menghancurkan dalam hitungan detik. Tetap waspada, jangan lengah, dan selalu pastikan sumber panggilan resmi,” ujar pakar keamanan siber.

Masyarakat cerdas adalah benteng utama melawan kejahatan digital.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

BPI KPNPA RI Desak Transparansi KPK dan Kepastian Hukum Kasus di Kabupaten Bogor
Aksi Kemanusiaan, Yakuza Maneges Ngawi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mbah Kadiran
Anggota DPRD Sumenep Hosnan Dorong Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan, Demi Pelayanan dan Pembangunan yang Setara
301  PROFESOR TURUN GUNUNG: MEMPERTAHANKAN ARAH DAN KEMURNIAN JALUR ILMIAH
Aksi Bocah di Pemalang Main Keranda Replika Bekas Karnaval, Warganet Bereaksi
Prof Sutan Nasomal Dorong KPK Pastikan Penelusuran Anggaran Pemkab Bogor Berbasis Bukti
Lautan Oranye Petani Tebu Kepung Istana Merdeka, Desak HPP Rp16.875 dan Copot Menko Bidang Pangan
Ansor Jatim Gelar Halaqoh Tani Muda, Dorong Inovasi dan Solusi Problem Pertanian

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:47 WIB

BPI KPNPA RI Desak Transparansi KPK dan Kepastian Hukum Kasus di Kabupaten Bogor

Rabu, 2 September 2026 - 21:27 WIB

Aksi Kemanusiaan, Yakuza Maneges Ngawi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mbah Kadiran

Rabu, 2 September 2026 - 12:36 WIB

Anggota DPRD Sumenep Hosnan Dorong Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan, Demi Pelayanan dan Pembangunan yang Setara

Rabu, 2 September 2026 - 12:29 WIB

301  PROFESOR TURUN GUNUNG: MEMPERTAHANKAN ARAH DAN KEMURNIAN JALUR ILMIAH

Selasa, 1 September 2026 - 19:28 WIB

Aksi Bocah di Pemalang Main Keranda Replika Bekas Karnaval, Warganet Bereaksi

Berita Terbaru