SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menunjukkan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan dengan menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Kecamatan Ganding, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini tidak sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi akselerasi pencapaian target swasembada pangan nasional melalui peningkatan produksi dan produktivitas jagung secara berkelanjutan.
Acara panen raya ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep, Dandim 0827 Sumenep, Kapolres Sumenep, Ketua Bhayangkari, jajaran perangkat daerah, serta kelompok tani setempat. Kehadiran unsur TNI-Polri menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pilar ketahanan pangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, menegaskan bahwa panen raya ini menjadi bukti nyata meningkatnya produktivitas jagung sekaligus menegaskan keberhasilan kolaborasi pemerintah, TNI-Polri, dan petani.
“Panen raya ini mencerminkan meningkatnya produktivitas jagung di Ganding dan menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan petani. DKPP terus mendorong kualitas benih, pendampingan budidaya, serta optimalisasi sarana prasarana agar hasil panen semakin maksimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Chainur Rasyid menambahkan, upaya peningkatan kualitas benih, pendampingan teknis budidaya, dan pemanfaatan sarana prasarana pertanian menjadi kunci keberhasilan panen.
“Kami tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada kualitas dan keberlanjutan. Petani harus mendapatkan dukungan penuh, mulai dari benih unggul, pendampingan di lapangan, hingga akses sarana pertanian yang memadai, agar hasil panen benar-benar memberi nilai tambah bagi kesejahteraan mereka,” tegasnya.
Dengan dukungan semua pemangku kepentingan, Kabupaten Sumenep diyakini mampu menjadi salah satu penopang utama swasembada pangan, baik di tingkat regional maupun nasional. Panen raya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga memperkokoh ketahanan pangan daerah sebagai fondasi penting pembangunan jangka panjang.
Penulis : Redaksi








