Kejar Target 10 Ribu Responden, Bakesbangpol Probolinggo Gencarkan Survei Indeks Harmony Indonesia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto memberikan materi dalam rakor persiapan pelaksanaan penilaian Indeks Harmony Indonesia tahun 2026.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto memberikan materi dalam rakor persiapan pelaksanaan penilaian Indeks Harmony Indonesia tahun 2026.

PROBOLINGGO – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat mengintensifkan persiapan penilaian Indeks Harmony Indonesia (IHaI) Tahun 2026. Langkah ini ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi (rakor) lintas sektor di ruang pertemuan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo pada Kamis (9/7/2026).

 

Kegiatan strategis ini bertujuan untuk memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat. Pemkab Probolinggo berkomitmen mendongkrak partisipasi warga dalam pengisian Survei IHaI yang dijadwalkan berlangsung hingga 17 Juli 2026 mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hingga hari pelaksanaan rakor (9/7), data sementara menunjukkan jumlah responden dari Kabupaten Probolinggo baru menyentuh angka 1.900 orang. Capaian ini menempatkan Kabupaten Probolinggo pada peringkat ke-16 dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo, Hari Kriswanto, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) membidik target yang jauh lebih besar untuk mendapatkan data yang valid.

 

“Target kita minimal 10 ribu responden hingga 17 Juli 2026. Karena itu kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyukseskan survei ini. Semakin banyak responden yang berpartisipasi, semakin representatif pula gambaran kondisi sosial masyarakat Kabupaten Probolinggo,” ujar Hari.

 

Hari menjelaskan, Indeks Harmony Indonesia merupakan instrumen penting bagi pemerintah untuk mengukur tingkat keharmonisan masyarakat. Aspek yang dinilai sangat luas, mulai dari ketahanan ekonomi, kehidupan sosial, budaya, hingga pengelolaan keberagaman. Output dari survei ini nantinya akan menjadi kompas dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran.

 

Agenda rakor ini melibatkan sedikitnya 100 peserta dari berbagai latar belakang, di antaranya 24 sekretaris kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan Muslimat NU, Fatayat NU, Karang Taruna, mahasiswa, LSM, serta insan media.Bakesbangpol berharap para peserta rakor dapat bertindak sebagai motor penggerak atau influencer di wilayahnya masing-masing untuk mengedukasi warga.

 

“Kami berharap seluruh peserta rapat menjadi penggerak di wilayah masing-masing dengan mengajak masyarakat mengisi survei secara benar, objektif, dan bertanggung jawab. Data yang terkumpul akan menjadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang sesuai dengan kondisi riil masyarakat,” tambahnya.

Melalui kolaborasi masif antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, akademisi, hingga media massa, Hari optimistis target 10 ribu responden dapat tembus sebelum tenggat waktu. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan data akurat demi mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Limbah Jadi Berkah: Mahasiswa KKN Posko 12 Universitas Wiraraja Sumenep Ajarkan Warga Kambingan Timur Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Cair
260 KDKMP di Blitar Rampung 100 Persen, Kodim 0808 Jadi yang Tercepat di Indonesia
Menahun Numpang di Eks Dispora Pemkab, Fasilitas SMKN 1 Dringu Memprihatinkan dan Tanpa Perbaikan
Hari Jadi Sumenep 2026 Makin Berwarna, Lomba Dayung Hidupkan Tradisi Bahari di Kangayan
Kangayan Jadi Panggung Tradisi Bahari, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Budaya Pesisir
Karhutla Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Wagub Jatim Tinjau Langsung Penanganan Darurat
Berburu PAD, Surat Sakti Dinas PUPR Kota Probolinggo Dinilai Salah Sasaran
Mbak Wali Buka Pasar Rakyat Kota Kediri 2026, Ruang UMKM Tumbuh dan Ekonomi Masyarakat Bergerak

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Limbah Jadi Berkah: Mahasiswa KKN Posko 12 Universitas Wiraraja Sumenep Ajarkan Warga Kambingan Timur Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Cair

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:25 WIB

260 KDKMP di Blitar Rampung 100 Persen, Kodim 0808 Jadi yang Tercepat di Indonesia

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Menahun Numpang di Eks Dispora Pemkab, Fasilitas SMKN 1 Dringu Memprihatinkan dan Tanpa Perbaikan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Hari Jadi Sumenep 2026 Makin Berwarna, Lomba Dayung Hidupkan Tradisi Bahari di Kangayan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Kangayan Jadi Panggung Tradisi Bahari, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Budaya Pesisir

Berita Terbaru