Gubernur Luthfi Perintahkan Sikat Premanisme Debt Collector di Jateng

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memerintahkan aparat menindak tegas praktik premanisme berkedok penagihan utang atau debt collector yang meresahkan masyarakat.

Ia menegaskan tidak ada tempat bagi aksi intimidasi, perampasan, maupun kekerasan dalam proses penagihan kredit di wilayah Jawa Tengah.

Ia menyampaikan sikap tersebut setelah aksi penghadangan mobil di pintu Tol Kaligawe, Semarang, viral di media sosial dan memicu kemarahan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, aparat harus bergerak cepat, profesional, dan terukur agar masyarakat kembali merasa aman.

“Hukum harus kita tegakkan tanpa kompromi. Siapa pun yang meresahkan masyarakat wajib kita tindak,” tegasnya.

Luthfi menilai ketegasan aparat tidak hanya menjaga ketertiban sosial, tetapi juga memperkuat stabilitas ekonomi daerah.

Ia ingin Jawa Tengah tampil sebagai provinsi yang aman, tertib, dan ramah investasi. Kepastian hukum, kata dia, menjadi syarat utama untuk menarik kepercayaan pelaku usaha.

Ia juga meminta seluruh jajaran pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum.

Menurutnya, sinergi yang solid akan mempersempit ruang gerak pelaku premanisme dan mencegah kejadian serupa terulang.

Saat Ramadan, Luthfi mengingatkan potensi kenaikan kriminalitas seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Ia meminta Polda Jawa Tengah meningkatkan patroli dan pengawasan di titik rawan.

Ia menekankan pentingnya kehadiran aparat di tengah masyarakat untuk membangun rasa aman dan kepercayaan publik.

Selain tindakan hukum, Luthfi mendorong perusahaan pembiayaan dan masyarakat membangun komunikasi terbuka dalam menyelesaikan persoalan kredit.

Ia mengimbau warga memenuhi kewajiban pembayaran sesuai perjanjian. Jika muncul kendala, ia meminta kedua belah pihak menempuh jalur dialog dan mekanisme hukum yang sah.

Aksi penghadangan terjadi pada 7 Februari 2026 di pintu Tol Kaligawe, Kota Semarang.

Sejumlah debt collector menghentikan Toyota Avanza milik warga Jepara karena menduga kendaraan tersebut menunggak angsuran.

Mereka menunjukkan foto pelat nomor sebagai dasar tuduhan, lalu mengambil paksa kunci mobil melalui jendela.

Penumpang berteriak meminta tolong saat para pelaku membuka pintu kendaraan, dan salah satu korban mengalami luka lecet akibat perebutan kunci.

Polisi menyelidiki peristiwa tersebut dan memastikan kendaraan itu tidak menunggak angsuran.

Kesalahan identifikasi memicu tindakan sewenang-wenang tersebut. Tim Jatanras Polda Jawa Tengah kemudian menangkap enam pelaku di sebuah kantor pembiayaan wilayah Karangtempel, Kota Semarang, pada 24 Februari 2026.

Melalui langkah tegas ini, Luthfi menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam melindungi masyarakat, menjaga wibawa hukum, dan memastikan Jawa Tengah tetap aman serta kondusif bagi seluruh warga dan pelaku usaha. (Mualim)

Berita Terkait

Jenderal TNI Turun Langsung Pastikan Air Bersih Mengalir di Talango
SP4N-LAPOR! Bukan Tempat Curhat, Tapi Penguji Integritas Pejabat
Antisipasi Risiko Sejak Dini, Pemkab Sumenep Siaga Penuh Hadapi Mudik Gratis
Bupati Sumenep Akan Sidak Seluruh Dapur MBG
Bupati Sumenep Ultimatum Seluruh Pemilik Dapur MBG: Standar Makanan Anak Wajib Dipatuhi
Mudik Gratis Jakarta–Sumenep, Plt Disperkimhub Pastikan Bupati Fauzi Siap Turun Langsung Lepas Warga Perantau
Bupati Sumenep Harapkan Dedikasi Petugas Kebersihan Terus Menginspirasi
Plt Kadisperkimhub Sumenep: Program Tahunan Mudik Gratis Jalur Darat dan Laut Bukti Komitmen Pelayanan Pemerintah Daerah

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:44 WIB

SP4N-LAPOR! Bukan Tempat Curhat, Tapi Penguji Integritas Pejabat

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:01 WIB

Antisipasi Risiko Sejak Dini, Pemkab Sumenep Siaga Penuh Hadapi Mudik Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:25 WIB

Bupati Sumenep Akan Sidak Seluruh Dapur MBG

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:12 WIB

Bupati Sumenep Ultimatum Seluruh Pemilik Dapur MBG: Standar Makanan Anak Wajib Dipatuhi

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:58 WIB

Mudik Gratis Jakarta–Sumenep, Plt Disperkimhub Pastikan Bupati Fauzi Siap Turun Langsung Lepas Warga Perantau

Berita Terbaru