Pemalang – Jelang lebaran, perajin anyaman bambu di desa Cibuyur, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang , Jawa Tengah kebanjiran orderan keranjang parcel Lebaran,. Permintaan pesenan tersebut meningkat sejak awal bulan Ramadhan.
Meski Hari Raya Idul Fitri masih beberapa pekan lagi,akan tetapi perajin anyaman bambu di Desa yang terkenal dengan gelaran festival Bambu Sumpring Nasional ini mulai sibuk mengerjakan pesanan aneka keranjang parcel.
Tidak hanya keranjang parcel yang jadi permintaan pelanggan, anyaman bambu untuk tempat buah, dan tempat tisu juga laris manis di pesan dari para Pengrajin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Kepala Desa Cibuyur Yoyok Kusnodo,Pesanan tidak hanya dari beberapa kantor Dinas di kabupaten Pemalang saja,bahkan permintaan dari Jakarta juga membuat kewalahan para Pengrajin di desanya,
“Alhamdulillah berkah Ramadhan, pengrajin anyaman bambu banjir orderan, dari beberapa Dinas saja hari ini ada 600 pesenan ranjang parcel lebaran,” ujar Yoyok, pada Minggu ( 2/3 ).
Tingginya pesanan membuat perajin bekerja ekstra lantaran pesanan meningkat sampai 5 ribu PCS ( buah ).
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, jika untuk harga keranjang parcel bambu slumpring bervariatif, tergantung besar kecilnya ukuran keranjang.
“Bermacam jenis sih
Orderan hampir kurang lebih 5000 pcs,
Harga tergantung ukuran ada dari mulai Rp 6 ribu sampai Rp 10 ribu” Jelas Yoyok.
Bahan utama Pembuatan aneka kerajinan dari bambu. Peningkatan sampai Ribuan dari pesanan sebelumnya. Dikirim ke Yogyakarta, Klaten, Surabaya, Kediri dan kota besar lainnya, Harapan kami semoga ada perhatian dan pelatihan dari pemerintah buat pengrajin supaya hasilnya bisa bersaing secara nasional,” tutupnya.
Selain produksi keranjang parcel, Pengrajin Bambu Desa Cibuyur juga membuat tempat buah, dan tempat tisu juga memproduksi berbagai jenis anyaman untuk barang antik seperti lampu dinding, tempat koran, hingga pincuk makan.( Ragil ).







