Disperkimhub Sumenep Gelar Koordinasi Agresif Lintas Sektor Hadapi Lonjakan Pemudik, Pelabuhan Kalianget Akan Siaga Penuh

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Detikzone.id — Menjelang puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengambil langkah tegas menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang diperkirakan akan mengganggu mobilitas masyarakat, terutama di wilayah kepulauan. Ancaman ini, jika tidak diantisipasi, dapat menimbulkan penumpukan penumpang di Pelabuhan Kalianget, bahkan berpotensi menghambat transportasi laut yang vital bagi warga pulau.

Sebagai langkah antisipatif, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep telah melakukan koordinasi intensif dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, antara lain Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), serta Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB), Camat dan Syahbandar.

Koordinasi ini bertujuan memastikan kesiapan maksimal untuk menghadapi lonjakan penumpang maupun situasi darurat akibat cuaca buruk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt. Kepala Disperkimhub Sumenep, Achmad Dzulkarnain, menegaskan, situasi cuaca ekstrem ini harus menjadi perhatian  semua pihak.

“Kami sudah menyiapkan langkah-langkah koordinatif agar seluruh OPD terkait siap bergerak cepat bila terjadi kondisi darurat. Keselamatan pemudik adalah prioritas utama kami.” katanya.

Menurut Dzulkarnain, antisipasi ini tidak hanya fokus pada transportasi, tetapi juga menyangkut penanganan medis, logistik darurat, pengaturan arus penumpang, hingga pengawasan keselamatan di pelabuhan dan titik transit. Semua pihak diminta sigap dan responsif agar arus mudik tetap lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Situasi Sumenep yang terdiri dari daratan dan pulau-pulau kecil memang menimbulkan tantangan tersendiri, terutama saat cuaca ekstrem. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci. Disperkimhub memastikan bahwa koordinasi dilakukan secara simultan, termasuk simulasi kesiapan darurat, pengaturan jadwal kapal penyeberangan, dan komunikasi langsung dengan petugas pelabuhan.

Dzulkarnain menambahkan, pihaknya harus bisa memastikan bahwa setiap pemudik yang berada di pelabuhan, terutama di titik rawan, mendapatkan pelayanan maksimal.

“Baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun kesehatan. Semua pihak harus bergerak bersama dan terkoordinasi dengan baik.” tegasnya.

Kesiapsiagaan ini juga melibatkan komunikasi intensif dengan kepolisian, TNI, dan pihak keamanan pelabuhan untuk memastikan arus lalu lintas di sekitar pelabuhan tetap kondusif dan tidak menimbulkan kepanikan.

Upaya ini merupakan wujud nyata dari sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat.

Dengan langkah masif ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis lonjakan pemudik dapat ditangani secara efektif, penumpukan penumpang dapat diminimalisir, dan potensi gangguan akibat cuaca ekstrem dapat diantisipasi sedini mungkin.

Kesigapan Disperkimhub Sumenep menjadi contoh bagi daerah lain, bahwa koordinasi lintas sektor dan perencanaan matang adalah kunci menghadapi tantangan mudik di tengah ketidakpastian cuaca.

Momentum ini juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga keselamatan masyarakat, memastikan pelayanan publik berjalan maksimal, serta memperlihatkan kesiapan Sumenep dalam menghadapi arus mudik yang aman, nyaman, dan kondusif.

Berita Terkait

Cak Fauzi Ingatkan Warga Sumenep, Jangan Bakar Daun Kering dan Lahan Sembarangan
Panic Buying Dipicu Medsos, Satgas Gabungan Kota Probolinggo Sisir SPBU Redam Antrean BBM
Strategi Udara dari Jalur Bebas Hambatan: Mengintip Uji Landing F-16 di Tol Paspro
Kepincut Aplikasi SiDesa-SAE, Inspektorat Kabupaten Blitar Berguru Inovasi ke Probolinggo
Pemkot Blitar Siapkan Rp567 Juta, 900 Buruh Pabrik Rokok Bakal Terima BLT
Bupati Sumenep Tantang Santri Jadi Pengusaha, Bukan Sekadar Pencari Kerja
Pimpin Apel Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Satu Formasi Komut PT Sumekar Dibuka Pemkab Sumenep, Simak Syaratnya

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Cak Fauzi Ingatkan Warga Sumenep, Jangan Bakar Daun Kering dan Lahan Sembarangan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Panic Buying Dipicu Medsos, Satgas Gabungan Kota Probolinggo Sisir SPBU Redam Antrean BBM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Strategi Udara dari Jalur Bebas Hambatan: Mengintip Uji Landing F-16 di Tol Paspro

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kepincut Aplikasi SiDesa-SAE, Inspektorat Kabupaten Blitar Berguru Inovasi ke Probolinggo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Pemkot Blitar Siapkan Rp567 Juta, 900 Buruh Pabrik Rokok Bakal Terima BLT

Berita Terbaru