SUMENEP, Detikzone.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali membuktikan komitmennya dalam melayani masyarakat, khususnya warga kepulauan, melalui program mudik gratis menggunakan Kapal Dharma Bahari Sumekar III (DBS III).
Program ini telah dilaksanakan secara bertahap pada 11, 13, 15, dan 17 Maret 2026 dengan rute Kalianget – Kangean – Sapeken. Tercatat sebanyak 1.571 penumpang telah difasilitasi dalam program tersebut, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan ini.

Mudik gratis ini menjadi bentuk nyata kepedulian Pemkab Sumenep terhadap warga kepulauan yang selama ini sangat bergantung pada transportasi laut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran program ini tidak hanya meringankan beban biaya perjalanan, tetapi juga memberikan jaminan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Sumekar, Muhammad Romli, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Program ini adalah wujud pelayanan Pemkab Sumenep kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat kepulauan dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam perjalanan mudik,” ujarnya.
Dengan mengusung semangat “Bismillah Melayani”, PT Sumekar sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan layanan yang maksimal dan optimal, khususnya bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Apresiasi juga datang dari masyarakat. Matrapik, warga Kepulauan Kangean, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemkab Sumenep. Program mudik gratis ini benar-benar membantu kami. Selain meringankan biaya, pelayanannya juga nyaman dan tertib,” ungkapnya.
Ia juga menilai proses keberangkatan hingga perjalanan berjalan lancar, mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Dengan adanya program ini, kami merasa diperhatikan. Semoga ke depan bisa terus dilaksanakan dan ditingkatkan,” tambahnya.
Tak hanya fokus pada arus mudik, pasca Lebaran PT Sumekar juga telah menyiapkan layanan arus balik guna mengantisipasi lonjakan penumpang setelah Hari Raya.
Program ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep, sekaligus menegaskan kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar transportasi masyarakat.








