SUMENEP, Selasa (7/4/2026) — Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti Ballroom Hotel Myze saat Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep menggelar Halal Bihalal Akbar lintas sektor. Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi pasca Idulfitri, tetapi juga menjadi panggung konsolidasi besar menghadapi tantangan pembangunan desa ke depan.
Kegiatan yang sarat makna ini diawali dengan santunan dan pelukan kasih kepada anak-anak yatim, sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi di momen Syawal. Suasana haru pun terasa saat para tamu undangan ikut menyaksikan dan memberikan dukungan kepada para penerima santunan.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, jajaran Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, perbankan seperti BPRS dan Bank Jatim, para direktur rumah sakit, PPDI, Persatuan BPD, Baznas, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh kepala desa se-Kabupaten Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati Sumenep menegaskan bahwa tahun ini hingga tahun mendatang akan menjadi periode penuh tantangan, tidak hanya di tingkat desa, tetapi juga provinsi hingga pusat. Oleh karena itu, para kepala desa dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menggali potensi lokal.
“Di tengah efisiensi anggaran, kepala desa harus mampu membaca peluang dan mengoptimalkan potensi desanya masing-masing. Tidak bisa lagi bergantung sepenuhnya pada anggaran,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama dalam mendorong percepatan program KDMP yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dunia perbankan, hingga sektor kesehatan menjadi kunci keberhasilan pembangunan.
“Ini bukan pekerjaan mudah. Tapi jika semua pihak bersatu dan saling mendukung, saya yakin desa akan semakin kuat sebagai fondasi ekonomi daerah,” imbuhnya.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Bupati tetap mengapresiasi semangat PKDI Sumenep yang terus menjaga kekompakan dan kebersamaan.
Sementara itu, Ketua PKDI Kabupaten Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, mengawali sambutannya dengan ucapan “Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin.”
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar kepala desa pasca Hari Raya Idulfitri.
Kepala Desa Pinggirpapas tersebut juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara pemerintah desa dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, serta sektor kesehatan dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Ia secara khusus memberikan apresiasi kepada pihak rumah sakit yang dinilai selalu responsif dan kolaboratif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat desa.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan semua pihak, khususnya rumah sakit yang selalu hadir membantu masyarakat desa dalam pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Di tengah tantangan efisiensi anggaran, H. Ubaid terus menggenjot semangat para kepala desa agar tidak surut dalam membangun desa.
“Kalau dulu kepala desa membangun desa, sekarang desa yang membangun. Artinya, kita harus mampu menggali potensi desa masing-masing dengan semangat kolaborasi. Walaupun anggaran tidak seperti sebelumnya, kita harus tetap optimis,” tegasnya.
Ia pun berkomitmen bahwa PKDI Sumenep akan terus menjadi wadah penguatan kapasitas kepala desa, termasuk melalui forum sharing dan kolaborasi lintas sektor guna menjawab tantangan zaman.
Halal bihalal ini pun menjadi simbol kuat bahwa di tengah keterbatasan, semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan tetap menjadi energi utama dalam membangun desa menuju masa depan yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Penulis : Redaksi







