SUMENEP – Kabar baik bagi tenaga profesional di bidang kesehatan dan teknis. RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep resmi membuka penerimaan pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) non-ASN untuk formasi tahun 2026.
Rekrutmen ini menjadi peluang emas bagi masyarakat yang ingin berkarier sekaligus mengabdikan diri di dunia pelayanan kesehatan.
Menariknya, seluruh proses seleksi dipastikan gratis tanpa dipungut biaya, sebagai wujud komitmen transparansi dan akuntabilitas dari pihak rumah sakit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Beragam formasi dibuka dalam rekrutmen kali ini, mulai dari Dokter Umum, Perawat, Apoteker, Radiografer, Fisioterapi, Elektro Medis, hingga tenaga teknis seperti Programmer dan Perekam Medis. Selain itu, tersedia pula posisi strategis seperti Sarjana Administrasi Rumah Sakit dan Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM).
Pendaftaran dibuka selama empat hari, mulai 13 hingga 16 April 2026, dengan persyaratan umum antara lain Warga Negara Indonesia (WNI), tidak berstatus ASN/PPPK/TNI/Polri, serta memiliki ijazah sesuai formasi dengan IPK minimal 2,75.
Khusus tenaga medis dan tenaga kesehatan, diwajibkan memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) aktif hingga 31 Desember 2026 sebagai bukti kompetensi profesional.
Pihak RSUD juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan panitia rekrutmen. Seluruh informasi resmi hanya dapat diakses melalui kanal resmi RSUD dan pemerintah daerah.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes., menegaskan bahwa rekrutmen ini bukan sekadar membuka lowongan kerja, tetapi menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan profesional.
“Ini bukan hanya tentang pekerjaan, tetapi tentang pengabdian. Kami membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik untuk bersama-sama membangun pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berintegritas,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka, adil, dan tanpa pungutan biaya. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Kami pastikan seluruh proses ini transparan. Jangan percaya pada pihak yang mengatasnamakan panitia. Percayalah pada kemampuan dan kompetensi diri sendiri,” tegasnya.
Lebih jauh, dr. Erliyati mengajak para tenaga profesional untuk menjadikan momentum ini sebagai langkah awal membangun karier sekaligus berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Bergabunglah bersama kami. Jadilah bagian dari perubahan. Ini bukan sekadar peluang kerja, tetapi pintu pengabdian untuk masa depan kesehatan masyarakat yang lebih baik,” pungkasnya.
Dengan dibukanya rekrutmen ini, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep berharap dapat menghadirkan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan berintegritas, guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Kesempatan ini adalah momentum penting—bukan hanya untuk berkarier, tetapi untuk memberi arti dan manfaat bagi banyak orang.







