SUMENEP – Komitmen Detikzone.id untuk terus menebar manfaat kepada masyarakat kecil kembali dibuktikan. Memasuki hari keempat sejak diluncurkan pada Selasa (2/6/2026), Program Sedekah Setiap Hari terus bergerak menyentuh kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Program ini tidak berhenti pada seremonial, melainkan terus berjalan menyapa mereka yang hidup dalam keterbatasan. Jika pada hari-hari sebelumnya bantuan difokuskan kepada abang becak, pekerja harian, dan kelompok rentan yang berjuang di jalanan Kota Sumenep, kali ini program Jumat Berkah Detikzone.id menyasar kawasan pedesaan, tepatnya di Kampung Benteng Pesisir Desa Panaongan, Kabupaten Sumenep, Jumat (5/6/2026).
Puluhan janda lanjut usia dan anak yatim menerima santunan berupa paket sembako dan bantuan tunai. Suasana haru menyelimuti kegiatan tersebut ketika para penerima manfaat satu per satu menerima bantuan yang disalurkan langsung oleh tim Detikzone.id.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah keterbatasan dan beban hidup yang mereka tanggung, kehadiran bantuan itu menjadi cahaya kecil yang menghadirkan harapan baru. Senyum dan doa mengiringi setiap tangan yang menerima uluran kasih dari program sosial ini.
Tak hanya dipusatkan di satu lokasi, penyaluran bantuan juga dilakukan secara door to door. Tim mendatangi langsung rumah-rumah warga yang karena faktor usia, kesehatan, maupun keterbatasan fisik tidak memungkinkan hadir ke lokasi kegiatan. Langkah ini dilakukan agar tidak ada satu pun penerima manfaat yang terlewat dari sentuhan kepedulian.
Gerakan ini menjadi bukti bahwa Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id bukan sekadar program, melainkan komitmen nyata untuk hadir di tengah masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian.
Sebelumnya, Detikzone juga telah melaksanakan Sedekah Arafah sebagai bagian dari rangkaian gerakan sosial di momen penuh keberkahan. Dari titik itu, gerakan kebaikan terus diperluas dan dikonsolidasikan secara berkelanjutan.
Selain itu, Detikzone juga telah menjalankan berbagai program sosial lainnya seperti pembangunan musala umat, penyediaan ambulans gratis, hingga rumah singgah bagi keluarga pasien di Kabupaten Sumenep. Seluruh program tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat kecil.
Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari kesadaran bahwa media memiliki tanggung jawab moral terhadap realitas sosial masyarakat.
“Saya persembahkan kebaikan dan kebahagiaan kecil ini untuk leluhur, keluarga, kerabat, serta orang-orang baik yang selama ini telah baik kepada saya. Semoga langkah kecil ini menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang menerima, dan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa media tidak cukup hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga harus menjadi bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat.
“Peradaban jurnalisme harus berubah total. Kita tidak boleh hanya menjadi penyampai berita, tetapi juga menjadi penggerak masif nilai-nilai kemanusiaan. Media harus hadir bukan hanya sebagai saksi, tetapi sebagai bagian dari solusi atas realitas sosial,” tegasnya.
Lebih jauh ia menyampaikan bahwa setiap kebaikan yang dilakukan pada akhirnya akan kembali kepada diri sendiri.
“Percayalah, kebaikan yang kita tanam bukan hanya untuk mereka, tetapi untuk diri kita sendiri. Karena setiap sedekah dan kepedulian akan kembali dalam bentuk keberkahan yang tidak pernah terduga,” tambahnya.
Sebelumnya, Detikzone juga menggelar kegiatan sosial bersama Takmir Masjid Mujahidin Pasongsongan melalui Santunan Akbar bagi 150 anak yatim, dhuafa, marbot masjid, muadzin, hingga penggali kubur. Bantuan berupa beras, uang tunai, dan sarung juga disalurkan, bahkan sebagian diantar langsung ke rumah warga yang tidak mampu hadir.
Kegiatan tersebut menegaskan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat gerakan sosial dan kemanusiaan yang hidup di tengah masyarakat.
Melalui Program Sedekah Setiap Hari yang terus bergerak, Detikzone berharap tumbuhnya budaya solidaritas sosial yang semakin kuat di tengah masyarakat.
Penulis : Red








