SUMENEP, Senin (05/10/2026) — Kepedulian kepada kaum dhuafa tidak selalu harus menunggu datangnya kesempatan besar. Dari langkah sederhana dan ketulusan untuk berbagi, harapan dapat kembali tumbuh bagi mereka yang tengah menghadapi keterbatasan.
Memasuki hari ke-125, Program Sedekah Setiap Hari yang digagas media online Detikzone.id kembali hadir di tengah masyarakat Kabupaten Sumenep. Program ini terus berjalan dengan menyasar warga yang membutuhkan, khususnya anak yatim dan kaum dhuafa serta kelompok masyarakat yang berada dalam kondisi serba terbatas.
Bagi Detikzone.id, berbagi bukan sekadar memberikan bantuan. Ada nilai kemanusiaan yang ingin terus dijaga melalui semangat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim, yakni menjadikan profesi pers tidak hanya sebagai sarana menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama 125 hari perjalanan Program Sedekah Setiap Hari, berbagai lapisan masyarakat telah menjadi bagian dari ikhtiar tersebut. Mulai dari anak yatim, janda dhuafa, lansia, penyandang disabilitas, buruh harian, nelayan, pedagang kecil, pemulung, tukang becak hingga masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam kondisi tertentu.
Setiap bantuan diupayakan berdasarkan kondisi nyata yang ditemukan di lapangan maupun informasi dari masyarakat.
Hal itu dilakukan agar kepedulian yang diberikan benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan.
Program ini juga telah diwujudkan dalam berbagai bentuk kepedulian, antara lain santunan, sembako, bantuan pendidikan dan kesehatan, pengadaan ambulans gratis, rumah singgah bagi keluarga pasien, renovasi musala, penyaluran Al-Qur’an serta berbagai bantuan sosial lainnya.
Di tengah perjalanan tersebut, Detikzone.id juga terus menjaga keberadaan Musala Umum Detikzone Asta Bong sebagai bagian dari ikhtiar sosial dan ruang kebersamaan masyarakat.
Memasuki hari ke-125, perjalanan Program Sedekah Setiap Hari menjadi pengingat bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian. Karena itu, semangat berbagi diharapkan tidak berhenti pada satu program atau satu waktu, tetapi tumbuh menjadi kepedulian bersama.
Bagi Detikzone.id, empati harus ada. Sebab jurnalistik bukan hanya tentang menulis dan menyampaikan fakta, tetapi juga tentang menghadirkan nilai kemanusiaan dan kebermanfaatan di tengah masyarakat.
Semoga setiap langkah kecil yang dilakukan menjadi jalan kebaikan dan membawa manfaat bagi mereka yang menerima maupun yang ikut mengambil bagian dalam kepedulian tersebut.







