Hari Santri Nasional 2026, Burdah Keliling Bawean Jadi Ikhtiar Keselamatan dan Peningkatan Prestasi Santri 

Selasa, 20 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAWEAN, detikzone.id — Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, lembaga pendidikan di bawah naungan PC LP Ma’arif Bawean bersama pondok pesantren se-Bawean menggelar Burdah Keliling pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan prestasi santri di Pulau Bawean.

Kegiatan tersebut mengambil titik lokasi finis di Bumi Perkemahan Aswaja, Dusun Tajungmulya, Desa Dekatagung, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik.

Ketua PC LP Ma’arif Bawean, yang sekaligus merupakan Ketua Panitia Kegiatan, Kiai Ali Subhan, menjelaskan bahwa Burdah Keliling merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional tahun ini. Berbagai agenda telah diselenggarakan, mulai dari podcast hingga lomba baca kitab yang dilaksanakan dua hari sebelum kegiatan Burdah Keliling.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kegiatan ini juga berkaitan dengan tradisi ruat yang dilaksanakan setiap tahun dan kini telah memasuki tahun ketiga.

“Untuk hari ini, kegiatan diisi dengan Burdah Keliling. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional sekaligus tradisi ruat yang dilaksanakan setiap tahun. Tahun ini sudah memasuki tahun ketiga,” jelas Kiai Ali Subhan.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk memohon keselamatan bagi seluruh masyarakat Bawean. Selain itu, kegiatan ini diharapkan memperkuat kebersamaan antarlembaga pendidikan, pondok pesantren, dan masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan.

Tidak hanya berorientasi pada kegiatan spiritual, Burdah Keliling juga menjadi momentum untuk mendorong kemajuan pendidikan Islam di Bawean. Kiai Ali Subhan menyampaikan bahwa para santri mendapatkan ijazah amalan atau wirid yang diharapkan dapat diamalkan secara istiqamah.

Amalan tersebut diharapkan menjadi ikhtiar spiritual agar para santri lebih mudah memahami pelajaran yang disampaikan oleh guru. Hal ini juga menjadi bagian dari harapan agar penguatan spiritual berjalan seiring dengan kesungguhan belajar, pembentukan akhlak, dan peningkatan prestasi akademik.

Kiai Ali Subhan mencontohkan pengalaman tahun sebelumnya, ketika sejumlah siswa dari lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif berhasil meraih prestasi dalam berbagai olimpiade. Ia mengaitkan pengalaman tersebut dengan pemberian ijazah wirid kepada para santri.

Pengalaman itu menjadi salah satu dorongan bagi pihaknya untuk terus berharap agar prestasi siswa pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ikhtiar spiritual dan usaha nyata dalam pendidikan. Kesungguhan belajar, bimbingan guru, kedisiplinan, serta dukungan orang tua tetap menjadi bagian penting dalam mengembangkan kemampuan para santri.

Melalui kegiatan ini, PC LP Ma’arif Bawean berharap para santri tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi dalam berbagai bidang pendidikan.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Burdah Keliling Bawean mendapat pengawalan dari personel Polsek Tambak dan Polsek Sangkapura bersama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU).

Pengawalan tersebut dilakukan untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, dengan peserta yang melibatkan lembaga pendidikan serta pondok pesantren dari berbagai wilayah di Pulau Bawean.

Melalui rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini, tradisi Burdah Keliling diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari kehidupan keagamaan masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, mendoakan keselamatan masyarakat, dan menumbuhkan semangat untuk memajukan pendidikan serta prestasi santri di Bawean.

Penulis : Abd Hamid

Berita Terkait

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan
Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS
Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis
Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026
Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid
Usai Resepsi di Banyuwangi, Bos Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Gelar Unduh Mantu di Pamekasan, Ribuan Tamu Hadir
Polemik Soto Mantenan Kediri Memanas: LSM RATU Desak Pemkot Usut Tuntas Perizinan Bangunan
PC DMI, MUI Sangkapura, dan LTMNU Bawean Gelar Turba, Perkuat Pengelolaan Masjid

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Burdah Keliling Bawean Jadi Ikhtiar Keselamatan dan Peningkatan Prestasi Santri 

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026

Berita Terbaru

NASIONAL

Justice For Aqib Menggema di Pemalang Ribuan Lilin Dinyalakan 

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:09 WIB