Justice For Aqib Menggema di Pemalang Ribuan Lilin Dinyalakan 

Selasa, 20 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang- Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Justice for Aqib menggelar aksi solidaritas bakar lilin dan doa bersama di kawasan Pendopo Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada senin malam (19/10).Aksi tersebut menjadi bentuk keprihatinan atas meninggalnya Muhammad Hasbi Al Aqib, siswa SDN Kebondalem 01, yang kematiannya dikaitkan dengan dugaan perundungan atau bullying.

Sekitar 50 peserta mengikuti aksi yang berlangsung pukul 19.30 hingga 22.00 WIB. Mereka menyalakan lilin, menaburkan bunga, membacakan puisi, menggelar teatrikal, serta memanjatkan doa untuk almarhum.

Suasana haru menyelimuti kegiatan yang sekaligus menjadi seruan agar kasus tersebut diusut secara transparan dan berkeadilan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator aksi Hamu Fauzi dari Karang Taruna Kabupaten Pemalang, Fadil Nur Sidik, mahasiswa ITB Adias Pemalang, serta Khafid Sukron dari Gempar turut mengawal jalannya kegiatan.

Dalam orasinya, perwakilan aliansi Hamu menegaskan, dugaan perundungan yang berujung pada meninggalnya seorang anak tidak boleh dipandang sebagai persoalan sepele.

“‘Kami meminta seluruh pihak terkait, mulai dari sekolah hingga instansi yang memiliki kewenangan, dievaluasi sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing,” tegas Hamu

Aliansi juga mempertanyakan penanganan kasus tersebut, termasuk dugaan adanya pembiaran di lingkungan sekolah. Mereka mendesak Polres Pemalang mengungkap fakta secara menyeluruh agar penyebab dan rangkaian peristiwa yang dialami almarhum dapat diketahui secara terang-benderang.

Selain persoalan dugaan perundungan, peserta aksi menyoroti penanganan medis terhadap almarhum.

Mereka mendukung pemeriksaan atas dugaan kelalaian medis agar seluruh persoalan yang muncul dapat ditangani berdasarkan bukti dan prosedur hukum yang berlaku.

Sementara itu, tim kuasa hukum melalui Husainda Kusuma, SH, menyampaikan sejumlah tuntutan. Di antaranya, mendesak penegakan hukum yang adil, meminta keterbukaan informasi terkait penanganan medis, serta menuntut evaluasi terhadap kebijakan perlindungan anak di Kabupaten Pemalang.

Mereka juga meminta Pemerintah Kabupaten Pemalang mengevaluasi sistem perlindungan anak dan kinerja aparatur terkait. Aliansi menekankan bahwa upaya pencegahan perundungan tidak boleh hanya dilakukan ketika suatu kasus menjadi sorotan publik.

Empat tuntutan utama disuarakan dalam aksi tersebut, yakni penegakan hukum yang transparan demi keadilan bagi korban, pemeriksaan independen atas dugaan kelalaian medis, evaluasi kebijakan Kabupaten Layak Anak, serta pembentukan atau penguatan satuan tugas perlindungan anak yang benar-benar bekerja secara berkelanjutan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Pemalang menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Muhammad Hasbi Al Aqib. Ia menegaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian terhadap kasus tersebut, termasuk melakukan penyidikan terhadap pihak sekolah dan terduga pelaku sesuai proses hukum.

Kapolres juga mengapresiasi masyarakat yang menyampaikan laporan mengenai dugaan persoalan dalam penanganan medis almarhum. Ia menegaskan komitmen Polres Pemalang untuk mengungkap persoalan tersebut secara terbuka dan adil.

Aksi solidaritas ditutup dengan doa bersama dan teatrikal sebagai simbol harapan agar keadilan bagi almarhum dapat terwujud. Seluruh peserta kemudian membubarkan diri dengan tertib, sementara kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Melalui aksi ini, Aliansi Justice for Aqib berharap kasus meninggalnya seorang siswa tersebut menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap perlindungan anak, pencegahan perundungan, serta tanggung jawab setiap pihak dalam menjamin keselamatan anak di lingkungan pendidikan.( Ragil).

Penulis : Ragil

Berita Terkait

380 Suara Antar Paslon Nomor 3 Menang! Pemilihan Ketua OSIS SMPN 1 Petarukan Berlangsung Bak Pemilu
Zakat Digital yang Tak Sekadar Klik: Menerapkan Maqashid Syariah dalam Desain Aplikasi Digital
Cegah Konflik Sosial, Kodim 0711/Pemalang Gandeng 100 Tokoh dan Elemen Masyarakat Perkuat Deteksi Dini
Bukan Sekadar Formalitas Kertas: DPUPR Probolinggo Genjot Jasa Konstruksi Lokal Kuasai TKDN
Darurat Narkoba: Langkah Nyata Kapolri dan Tanggung Jawab Bersama Seluruh Bangsa
Ironi Gapura Selamat Datang Pemalang: Tumpukan Sampah Jadi Pemandangan Pertama, DLH Janji Bertindak
Komitmen Tanpa Kompromi Yakuza Maneges: Amankan dan Serahkan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kediri ke Polisi
Haji Her Pamekasan Buka Cabang Imawa di Bali, Kejutan Dua Hadiah Umrah Bikin Suasana Haru

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:11 WIB

380 Suara Antar Paslon Nomor 3 Menang! Pemilihan Ketua OSIS SMPN 1 Petarukan Berlangsung Bak Pemilu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Justice For Aqib Menggema di Pemalang Ribuan Lilin Dinyalakan 

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Zakat Digital yang Tak Sekadar Klik: Menerapkan Maqashid Syariah dalam Desain Aplikasi Digital

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Cegah Konflik Sosial, Kodim 0711/Pemalang Gandeng 100 Tokoh dan Elemen Masyarakat Perkuat Deteksi Dini

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Bukan Sekadar Formalitas Kertas: DPUPR Probolinggo Genjot Jasa Konstruksi Lokal Kuasai TKDN

Berita Terbaru

NASIONAL

Justice For Aqib Menggema di Pemalang Ribuan Lilin Dinyalakan 

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:09 WIB