Adanya Dugaan Korupsi Bantuan Pangan Tahun 2024, Sekdes Tuding Ulah Mantan Kades Dasuk Laok

Sabtu, 22 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Dugaan ketidakberesan penyaluran bantuan pangan tahun 2024 yang diduga dikorupsi yang dikeluhkan masyarakat desa Dasuk Laok,  Sekretaris desa setempat menuding sebagai fitnah bahkan diduga ulah mantan kepala desa sebelumnya, Sabtu, 22/03/25. Siang.

Secara meyakinkan, Sekdes Dasuk Laok mengaku sudah terbiasa dengan isu- isu seperti itu.

“Saoningnga kaule nika kalebun deri taon sanapa pon bede isu-isu ngak neka ( setahu saya ini dari tahun berapapun ada isu isu sperti ini,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bisa fitnah atau bisa memang perbuatan dari pihak lawan. Tergantung pihak lawan kita, bahkan bisa jadi dari mantan suaminya,” imbuhnya.

Sebab kata Sekdes, Kepala desa yang sekarang terbatas pendidikannya dan tidak tahu sejauh mana aturan aturan.

“Termasuk orangnya saya dan perangkat saya Pak. Tapi kalau orangnya saya itu bagus Pak,” kata Sekdes memuji orang terdekatnya.

Ia pun menegaskan tidak akan pernah takut kepada siapapun walau satu banding seribu.

Diwartakan sebelumnya, Penyaluran Program bantuan pangan pemerintah Desa Dasuk Laok, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur pada tahun 2024 diduga tak beres, Kamis, 19/03/25. Malam.

Masyarakat Dasuk Laok yang tidak ingin namanya disebut mengaku kecewa kepada Kepala Desanya karena pada bulan Januari hingga Juni 2024, pihaknya selaku penerima manfaat hanya mendapatkan dua kali bantuan.

Ia menduga, program bantuan pangan berupa beras diduga tidak sesuai dengan peruntukannya.

“Bahkan ada yang menerima 1 kali. Padahal seharusnya mendapatkan enam kali bantuan pangan beras. Saya menduga penyaluran Program ini tidak beres,” ungkapnya.

“Saya sangat kecewa kepada kepala desa Dasuk Laok karena bantuan yang saya terima tidak sesuai dengan data yang ada. Saya menduga ada penyalahgunaan  bantuan pangan tahun 2024 tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan , Kepala Desa Dasuk Laok melalui Sekdesnya mengelak.

Bahkan ironisnya, Sekdes Dasuk Laok menuding bahwa informasi yang disampaikan adalah suruhan mantan Kades yang lama yakni mantan suami dari kepala desa yang aktif saat ini.

“Itu tidak benar, saya kira itu data dari mantan kades yang lama untuk selalu mencari celah kesalahan Kades saat ini,” ujarnya kepada pewarta saat ditemui dikediamannya.

Tidak hanya itu, Sekretaris Desa yang tampak dengan paras dan kumis sangarnya itu juga mengaku tidak pernah takut kepada siapapun walau satu banding seribu orang – pun.

“Saya tidak pernah takut, mau siapapun akan saya lawan,” ucapnya dengan nada keras.

Menyikapi perihal ini, aktivis Lidik Hukum dan HAM, Ahmad Amin Rifa’i akan membawa persoalan ini ke ranah hukum.

“Saya menduga ini ada penyalahgunaan berkenaan dengan bantuan pangan yang terjadi pada tahun 2024 ini, dalam waktu dekat akan saya laporkan kepada pihak berwajib guna memberikan efek jera,” pungkasnya singkat.

 

Penulis : MN

Berita Terkait

Suami Bertahun-tahun Peras Keringat di Rantau, Dugaan Istri Main Hati dengan Pria Lain Berujung Laporan ke Polresta Sumenep
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Berawal dari Dasuk, Satresnarkoba Polresta Sumenep Buru Pemasok Sabu hingga Pamolokan, Dua Pria Diciduk
Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:28 WIB

Suami Bertahun-tahun Peras Keringat di Rantau, Dugaan Istri Main Hati dengan Pria Lain Berujung Laporan ke Polresta Sumenep

Rabu, 4 November 2026 - 18:36 WIB

Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Berawal dari Dasuk, Satresnarkoba Polresta Sumenep Buru Pemasok Sabu hingga Pamolokan, Dua Pria Diciduk

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Berita Terbaru