Dua Jamaah Sholat Idul Fitri di Pemalang Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

Senin, 31 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, Detikzone.id- Sebuah pohon beringin besar yang tumbuh di depan Masjid Agung Pemalang, roboh dan menimpa beberapa Jama’ah sholat Idul Fitri, pada Senin ( 31/3 ) sekitar pukul 06.30 pagi waktu setempat,

Pohon Beringin dengan perkiraan usia antara 60- 70 tahun tersebut, menimpa deretan jamaah sholat idul fitri ketika sholat akan dimulai ( Iqomah ) tiba tiba tak ada akan, tak ada hujan, salah satu batang pohon retak dan roboh langsung menimpa jamaah.

Laporan sementara total ada 19 korban yaitu 2 orang meninggal dunia, 1 korban kritis dan 16 orang luka ringan hingga berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo mengatakan kejadian pohon tumbang terjadi sesaat sebelum iqamah Sholat Idul Fitri berkumandang di Alun-alun Kabupaten Pemalang. Karena ramainya jamaah di Masjid Agung Pemalang hingga melebar ke bahu-bahu jalan yang berada di lokasi membuat para korban tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimpa pohon beringin.

“Kronologi penyebabnya masih kita lakukan penyelidikan, tetapi total korban ada 19 orang dan dua meninggal dunia. Kita imbau masyarakat bebih berhati hati ketika memakirkan mobil atau beraktivitas jangan terlalu dekat dengan pohon besar,” terangnya.

Korban saat ini dibawa ke Rumah Sakit Harapan Sehat Pemalang dan Rumah Sakit Prima Medika Pemalang, korban meninggal dunia yaitu Rasmono (42) yang langsung meninggal di lokasi dan Anita Rahmawati (39) korban meninggal di Rumah Sakit Harapan Sehat.

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang langsung meninjau korban di Rumah Sakit menuturkan pemkab akan meninjau ulang tata kota terutama pohon-pohon tua di wilayahnya. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir kejadian serupa dan memperindah Kota Pemalang.

“Saya turut berdukacita untuk korban yang meninggal dunia dan luka-luka. Ini jadi evaluasi kita (Pemkab) tentang tata kota,” ucapnya.

Sementara itu, Heri (42) saksi mata yang berada di lokasi menuturkan bahwa semua korban yang tertimpa pohon tumbang tidak dapat menyelamatkan diri karena ramainya jamaah. Bahkan banyak sajadah jamaah masih di lokasi ketika petugas BPBD, Damkar, dan PMI mengevakuasi batang pohon yang roboh.( Ragil )

Berita Terkait

Tebar Kepedulian, LAZISNU MWCNU Tambak Salurkan Santunan untuk 70 Yatim dan Dhuafa
STOP Anggaran Publikasi di Sumenep
Muatan Tenggelam, Nyawa Terselamatkan; KM LA RISKY Karam di Selatan Pulau Mamburit Sumenep
Dari Daerah ke Pusat: Lima Tuntutan Mahasiswa dan Pertanyaan yang Tak Kunjung Dijawab
Embung Maut di Desa Junok Sampang, Tiga Balita Bersaudara Meninggal Dunia dalam Satu Peristiwa
KPK Tunggu Bukti Pendukung, KAKI Jatim Desak Dugaan Keterlibatan Bupati Bangkalan dalam Dana Hibah Pokmas Diusut
Kyai MR Diduga Terlibat Pelecehan Seksual, Pondok Pesantren di Malang Disegel Yakuza Maneges
Anggaran Jumbo BSPS Masuk Sampang, Masyarakat Diminta Kawal Agar Tepat Sasaran

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:07 WIB

Tebar Kepedulian, LAZISNU MWCNU Tambak Salurkan Santunan untuk 70 Yatim dan Dhuafa

Senin, 15 Juni 2026 - 23:01 WIB

Muatan Tenggelam, Nyawa Terselamatkan; KM LA RISKY Karam di Selatan Pulau Mamburit Sumenep

Senin, 15 Juni 2026 - 10:25 WIB

Dari Daerah ke Pusat: Lima Tuntutan Mahasiswa dan Pertanyaan yang Tak Kunjung Dijawab

Senin, 15 Juni 2026 - 10:04 WIB

Embung Maut di Desa Junok Sampang, Tiga Balita Bersaudara Meninggal Dunia dalam Satu Peristiwa

Senin, 15 Juni 2026 - 00:23 WIB

KPK Tunggu Bukti Pendukung, KAKI Jatim Desak Dugaan Keterlibatan Bupati Bangkalan dalam Dana Hibah Pokmas Diusut

Berita Terbaru