Dugaan Penipuan oleh Oknum Polisi Polres Gowa: Kapolda Sulsel : Laporkan

Senin, 3 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Andi Rian Ryacudu Djajadi

Foto: Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Andi Rian Ryacudu Djajadi

Makassar, Detikzone.id – Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Andi Rian Ryacudu Djajadi, memberikan tanggapan terkait dugaan penipuan yang dilakukan oleh oknum polisi Polres Gowa, Muhammad Ilham, terhadap Mustafa, seorang warga Maros.

“Kalau dia merasa tertipu, laporkan secara pidana ke Kepolisian, berikan bukti-bukti,” ujar Irjen Andi Rian Ryacudu Djajadi saat dihubungi oleh Detikzonenet melalui pesan WhatsApp.

Kapolda Sulsel menegaskan pentingnya proses hukum dalam menangani kasus seperti ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, dugaan penipuan ini berawal dari janji Ilham untuk menyediakan satu kontainer pupuk dengan uang muka sebesar 20 juta rupiah. 3 Juni 2024.

Korban Mustafa mengaku telah memberikan uang muka tersebut, namun pupuk yang dijanjikan tidak pernah tiba.

Mustafa merasa, dirinya telah ditipu dan menyampaikan hal ini kepada media.

Korban, Mustafa mengatakan, perbuatan Muhammad Ilham menciderai institusi Polri.

“Hal ini tentunya menciderai institusi Polri, pasalnya Muhammad Ilham seorang anggota polisi aktif yang sepatutnya mengayomi dan memberikan rasa aman terhadap masyarakat justru sebaliknya melakukan perbuatan melawan hukum,” lanjut Mustafa.

Sementara, saat dikonfirmasi oleh media ini, Kapolres Gowa, AKBP Reonald T.S Simanjuntak, menyatakan bahwa ia akan mengecek kebenaran informasi tersebut.

“Saya coba cek dulu kebenarannya. Mohon waktu,” jawabnya singkat.

Kasus ini telah mencoreng citra Polri di mata masyarakat, mengingat oknum yang diduga terlibat adalah seorang anggota aktif.

Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi seluruh anggota kepolisian untuk tetap menjunjung tinggi integritas dan kepercayaan publik.

Perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini akan terus dipantau. Masyarakat berharap agar kasus ini dapat diselesaikan secara transparan dan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Penulis : Enno

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Waspada! Modus Tak Lazim Kejahatan Kini Mengintai Anak-Anak, Keluar Beli Makanan, Fauzan Ditemukan di Sempong Sumenep, Honda PCX Lenyap
Toko Albarokah yang Diduga Milik Distributor Rokok Dalill di Jabaan Sumenep Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar
Hari ke-106, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Sasar Janda Lansia Sakit Sebatangkara dan Anak Yatim
Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bululawang: Santri 14 Tahun Lapor Polisi Didampingi Yakuza Maneges
BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket, Soroti Gejolak dan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor
Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan
Puluhan Paket Sabu Nyaris 50 Gram Dibongkar Polsek Masalembu, Pria 44 Tahun Diamankan
Lagi-lagi Pelecehan Seksual Anak : Didampingi Yakuza Maneges, Oknum Marbot Masjid Diserahkan ke Polresta Sidoarjo

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Waspada! Modus Tak Lazim Kejahatan Kini Mengintai Anak-Anak, Keluar Beli Makanan, Fauzan Ditemukan di Sempong Sumenep, Honda PCX Lenyap

Kamis, 17 September 2026 - 17:48 WIB

Toko Albarokah yang Diduga Milik Distributor Rokok Dalill di Jabaan Sumenep Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

Rabu, 16 September 2026 - 01:53 WIB

Hari ke-106, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Sasar Janda Lansia Sakit Sebatangkara dan Anak Yatim

Selasa, 15 September 2026 - 10:17 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bululawang: Santri 14 Tahun Lapor Polisi Didampingi Yakuza Maneges

Minggu, 13 September 2026 - 13:26 WIB

BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket, Soroti Gejolak dan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor

Berita Terbaru