Tertibkan PKL di Jalan Raya Pabian, Pemkab Sumenep Siapkan Tempat Baru 

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Pemkab Sumenep berkomitmen akan terus melakukan pembinaan kepada pelaku UMKM agar tunduk kepada aturan yang berlaku

Foto : Pemkab Sumenep berkomitmen akan terus melakukan pembinaan kepada pelaku UMKM agar tunduk kepada aturan yang berlaku

Sumenep -Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) siapkan tempat baru bagi para PKL di Jalan Raya Pabian, Desa Pabian.

Kepala DKUPP Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli memberikan waktu tiga hari kepada puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di tempat tersebut untuk segera memindahkan lapak dagangannya.

Kadis Ramli juga meminta para PKL menandatangani surat pernyataan sebagai bentuk kesediaan mematuhi aturan pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam surat pernyataan tersebut para PKL menyatakan siap tunduk terhadap peraturan yang berlaku dalam menjalankan usahanya,” ungkap Ramli, Kamis (10/04/2025).

Moh Ramli menjelaskan, pihaknya sudah berulang kali memberikan penjelasan kepada para PKL ini, namun belum diindahkan.

“Lokasi yang saat ini ditempati para pedagang merupakan zona merah dilarang untuk kegiatan usaha, sebagaimana tercantum dalam Pasal 13 Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sumenep Nomor 11 Tahun 2018,” jelas Moh Ramli.

Ramli juga menegaskan, DKUPP Kabupaten Sumenep juga telah memberikan solusi dengan menyiapkan beberapa lokasi sebagai alternatif tempat berdagang PKL, yakni di Pasar Anom, Pasar Bangkal, dan Pasar Kayu Pabian.

Bahkan, lokasi di Pasar Kayu yang dijadwalkan akan segera dibersihkan untuk memastikan kenyamanan para pedagang yang direlokasi.

“Kami beri tenggang waktu hingga Minggu mendatang PKL untuk memindahkan seluruh aktivitas dagangnya. Jika ada bangunan semi permanen juga harus dibongkar,” tegasnya.

Apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan para PKL belum juga memindahkan usahanya, maka pihaknya akan dilakukan penertiban secara paksa sesuai prosedur yang berlaku.

“Para pedagang silahkan melapor kepada tim kami. Nanti akan didata dan diberikan pilihan tempat sesuai kebutuhan mereka,” paparnya.

Ditambahkan, selain para PKL di Desa Pabian, DKUPP juga berencana melakukan pembinaan serupa di titik-titik lain yang sering digunakan PKL berjualan hingga ke bahu jalan, seperti di Jalan Lingkar Timur dan Jalan KH. Agus Salim, Pangarangan.

Dirinya akan terus bergerak untuk melakukan penataan PKL di Kabupaten Sumenep.

Sementara Kepala Desa Pabian, Zulfikar Ali Mustakim, mengaku mendukung apa yang menjadi kebijakan Pemkab Sumenep. Sebab, kebijakan tersebut tidak semata-mata untuk mempersulit PKL, namun untuk kepentingan yang lebih besar.

“Jadi tetap kami dukung apa yang menjadi kebijakan pemerintah apalagi sudah dilakukan dengan cara-cara yang humanis, bahkan sudah dicarikan solusi untuk ditempatkan di Pasar Kayu,” tambahnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB